Pola Hidup Sehat
CONTOH Buah Musiman, Buah Musiman Agar Tetap Ada Maka Dapat Diolah Dengan Berbagai Teknik Pengawetan
Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai....
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Buah adalah hasil reproduksi antara putik dan serbuk sari pada tumbuhan.[1] Buah termasuk organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium).
Buah biasanya membungkus dan melindungi biji.
Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.
Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan.
Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain.
Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati.
Buah sering kali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hingga terpena dan terpenoid.
• APA Keistimewaan Buah Zaitun? Ini Manfaat Luar Biasa Buah Zaitun untuk Kesehatan
(UPDATE berita tentang kesehatan DISINI)
Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi.
Buah-buahan musiman yang ada di Indonesia sebagian besar merupakan jenis buah tropis.
Pada saat masuk masa panennya, buah-buahan ini begitu melimpah dan dapat dengan mudah ditemukan.
Setiap buah-buah ini memiliki karakteristik unik yang diekspresikan dalam penampilan dan rasa, dan terkadang dalam kebiasaan pertumbuhannya.
Ada buah-buahan bisa Anda nikmati setiap hari tanpa peduli musim kemarau, musim hujan, musim durian, musim rambutan atau musim apapun juga.
Contoh buah musiman dan tidak musiman
A. Musiman
Buah musiman adalah buah yang tumbuh pada waktu atau musim tertentu.
Berikut contoh buah musiman.
- Nangka
- Melon
- Mangga
- Manggis
- Kelengkeng
- Durian
- Duku
- Rambutan
- Alpukat
- Sawo
• Apa yang Dimaksud Buah Segar? Ini Manfaat Buah untuk Kesehatan Tubuh
B. Tidak Musiman
Buah tidak musiman adalah buah yang tumbuh pada tak mengenal musim.
Buah Ini dikenal buah sepanjang tahun.
Berikut contoh buah tidak musiman atau buah sepanjang tahun.
- Pepaya
- Nanas
- Anggur
- Pisang
- Jeruk
- Serikaya
- Bengkuang
- Kesemek
- Jeruk nipis
- Lemon
• Daftar Buah dan Sayur yang Banyak Mengandung Vitamin C Selain Jeruk
Jenis Buah Berdasarkan Iklim
Kelompok buah-buahan dikelompokkan berdasarkan iklim tempat tumbuhnya.
Berdasar iklim tempat tumbuh, buah-buahan dapat digolongkan dalam dua golongan:
- Buah-buahan iklim panas atau tropis
Buah-buahan iklim panas atau tropis yaitu buah-buahan yang tumbuh di daerah yang mempunyai suhu udara sekitar 25°C atau lebih.
Buah-buahan yang tumbuh didaerah panas atau tropis contohnya nanas, pisang, pepaya, adpokat, mangga, rambutan, duren dan sebagainya.
- Buah-buahan iklim sedang atau subtropis
Buah-buahan iklim subtropis adalah buah-buahan yang tumbuh di daerah yang mempunyai suhu udara maksimum 22°C.
• APAKAH Buah Kecubung Bisa Dimakan? Efek Buah Kecubung Berbahaya Dari Ganja
Sedangkan yang tumbuh di daerah iklim sedang dan subtropis contohnya anggur, apel, jeruk, arbei dan sebagainya.
Cara Mengawetkan Buah
Bermacam-macam cara untuk mengawetkan buah-buahan, antara lain adalah sebagai berikut.
- Pengawetan dengan suhu rendah
Cara mengawetkan dengan suhu rendah dapat dilakukan dengan pendinginan. pendinginan yang biasa dilakukan adalah di dalam lemari es.
Dengan pendinginan ini biasanya buah dapat tahan dan segar selama beberapa hari atau beberapa munggu tergantung dari jenis buahnya.
Pengawetan dengan cara ini akan menekan keaktifan atau kegiatan mikroba atau bakteri dan enzim atau cairan yang ada di dalam buah.
Oleh karena itu, bila buah-buahan dikeluarkan dari tempat pendinginan, mikroba atau bakteri dan enzim atau cairan buah yang ada didalam akan aktif atau bekerja lagi.
Selain itu, bila penyimpanan dengan suhu terlalu rendah atau dingin, akan menyebabkan kerusakan buah yang berasal dari daerah panas, seperti terong, mangga, dan tomat.
- Pengawetan dengan pengeringan
Kandungan air dalam buah. caranya menguapkan air dengan menggunakan panas. biasanya kandungan air dalam buah sampai batas tertentu.
Tidak semua buah dapat diawetkan dengan cara pengeringan sebab pengaruh dari pengeringan dapat mengubah nilai gizi warna, dan aroma menjadi lebih rendah.
Keuntungan dari pengeringan adalah buah menjadi lebih awet dengan jumlah atau volume buah menjadi lebih sedikit sehingga mempermudah dan menghemat ruangan pengankutan dan pengepakan.
• DERETAN MANFAAT Buah Limpasu, Ternyata Buah Limpasu Mampu Mengobati Demam Akibat Infeksi
Berat buah juga berkurang sehingga memudahkan dalam pengangkutan.
- Pengawetan dengan panas
Pengawetan dengan menggunakan pemanas biasanya dilakukan pada buah-buahan yang dikalengkan atau dibotolkan, baik dalam bentuk buah-buahan maupun dalam bentuk seri buah.
Kandungan Gizi Buah
Berikut ini adalah beberapa kandungan nutrisi yang umum terdapat dalam buah-buahan:
- Serat, yang beperan penting dalam menjaga fungsi saluran pencernaan
- Vitamin C, yang penting untuk menjaga jaringan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas
- Vitamin A, yang penting untuk kesehatan mata, kulit dan sistem kekebalan tubuh
- Folat, yang berperan penting dalam pembentukan darah dan materi genetik
- Kalium, yang dapat membantu menjaga tekanan darah dan fungsi sistem saraf
• KANDUNGAN Buah Belimbing & Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan
Manfaat Buah bagi Kesehatan Tubuh
Mengonsumsi buah-buahan setiap hari merupakan pola makan yang baik dan dapat menunjang gaya hidup sehat. Beberapa manfaat buah bagi kesehatan tubuh antara lain adalah:
- Mencegah obesitas dan menjaga berat badan yang ideal
- Menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah
- Menurunkan risiko penyakit, seperti diabetes tipe 2, stroke, penyakit jantung, kanker, dan hipertensi
- Mencegah dan mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit
- Menjaga kesehatan mata dan mencegah penyakit mata terkait penuaan, katarak, dan degenerasi makula. (*)