Pola Hidup Sehat

BAGAIMANA Cara Terhindar dari Penyakit Otot Pada Manusia ? Kenali Penyebab Penyakit Otot

Sama halnya dengan bagian tubuh lain, otot juga dapat terserang penyakit dan mengalami kelainan yang dinamakan miopati. Kelainan pada otot ini....

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
https://hellosehat.com/
Cara Terhindar dari Penyakit Otot Pada Manusia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Otot merupakan jaringan organ tubuh yang berperan dalam sistem gerak.

Ada tiga jenis otot pada tubuh manusia, yaitu otot rangka, otot halus dan otot kardio (jantung).

Otot yang umumnya dikenal masyarakat umum adalah jenis otot rangka yang dapat berkontraksi untuk menggerakkan bagian tubuh dan melindungi organ tubuh lainnya.

Dilansir dari sehatq.com, otot rangka khususnya berperan dalam menentukan postur dan pergerakan tubuh.

Ukuran dan kekuatan otot rangka sangat beragam dan dapat ditingkatkan dengan melakukan berbagai jenis latihan otot.

Di samping itu, hormon pertumbuhan dan testosteron juga berpengaruh dalam membentuk otot pada masa kanak-kanak dan mempertahankan ukurannya setelah dewasa.

Otot termasuk penyumbang terbesar bobot tubuh manusia.

PEREMPUAN Penderita Diabetes Melitus Rentan Terserang Penyakit Ini, Hati-hati!

(UPDATE berita tentang kesehatan DISINI)

Bagian tubuh ini berfungsi menjaga dan mengubah postur tubuh, gerak tubuh, dan gerakan organ dalam seperti detak jantung dan gerak peristaltik saluran cerna.

Adanya gangguan otot bukan hanya mengganggu fungsi tubuh, tapi juga menimbulkan gejala fisik yang mengganggu aktivitas.

Sama halnya dengan bagian tubuh lain, otot juga dapat terserang penyakit dan mengalami kelainan yang dinamakan miopati.

Kelainan pada otot ini dapat menyerang anak-anak hingga orang dewasa.

Penyebab Gangguan pada Otot

Gangguan pada otot sekecil apa pun tentunya dapat berdampak dan memengaruhi kehidupan sehari-hari kita.

Dilansir dari alodokter.com, berikut beberapa penyebab gangguan pada otot berikut ini:

  • Keseleo

Keseleo merupakan salah satu penyebab gangguan pada otot yang paling sering terjadi, terlebih saat berolahraga dan beraktivitas berat.

Kondisi ini bisa terjadi ketika otot mengalami tarikan atau puntiran, baik secara tiba-tiba maupun perlahan.

Keseleo sering kali terjadi di pergelangan tangan dan kaki, namun terkadang juga bisa terjadi di punggung dan menyebabkan sakit punggung kanan maupun kiri. Kondisi ini biasanya disertai dengan gejala nyeri, bengkak, dan kesulitan bergerak.

Penanganannya akan bergantung tingkat keparahannya, salah satu penanganan awal yang biasanya dilakukan adalah RICE (Rest, Ice Compression, dan Elevation).

RICE bisa Anda lakukan dengan mengistirahatkan anggota tubuh yang mengalami keseleo, kemudian memberikan kompres dingin, dan memosisikannya lebih tinggi, misalnya dengan mengganjal anggota tubuh tersebut menggunakan tumpukan beberapa bantal.

PENYAKIT AIN Dalam Islam Adalah ? Ini Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Ain

  • Atrofi otot

Atrofi otot merupakan kondisi terjadinya penurunan massa otot. Hal ini biasanya disebabkan oleh cedera atau adanya suatu penyakit, sehingga bagian tubuh tertentu tidak bisa digerakkan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Dalam banyak kasus, atrofi otot biasanya pulih setelah melakukan gabungan penanganan mulai dari diet, latihan, dan terapi fisik yang dilakukan secara intensif.

  • Distrofi otot

Distrofi otot atau muscular dystrophy (MD) merupakan salah satu bentuk kelainan otot yang ditandai melemahnya otot secara bertahap. Kondisi ini umumnya diturunkan dari orang tua ke anak.

Hingga saat ini, belum ditemukan obat dan penanganan yang dapat menyembuhkan distrofi otot.

Meski demikian, terdapat terapi dan pengobatan yang bisa membantu meringankan keluhan dan gejala penyakit, cacat fisik, dan masalah yang mungkin berkembang.

  • Miositis

Miositis adalah peradangan otot yang menyerang serat-serat otot, sehingga membuat otot menjadi lemah.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera, infeksi, atau penyakit autoimun.

Gejalanya dapat berupa kelelahan yang terasa ketika berdiri atau berjalan, mudah jatuh, ruam kulit, dan sulit bernapas.

PENYAKIT Bawaan yang Tidak Boleh di Vaksin ? Ini Langkah Persiapan Sebelum Vaksin

  • Tendinitis

Tendinitis merupakan kondisi peradangan atau iritasi yang terjadi pada tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot ke tulang.

Gangguan pada tendon akan mempengaruhi fungsi otot.

Tendinitis sering terjadi di bahu, siku, lutut, serta pergelangan tangan dan kaki. Faktor yang meningkatkan risiko terjadinya tendinitis adalah usia, olahraga, dan aktivitas yang melibatkan gerakan berulang-ulang.

  • Fibromyalgia

Fibromyalgia merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit di hampir sebagian besar tubuh.

Saat mengalami fibromyalgia keluhan lain, seperti sulit tidur, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, kaku otot, sakit kepala, hingga gangguan pada saluran pencernaan termasuk IBS bisa terjadi.

Penyebab fibromyalgia tidak diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang diduga menjadi pemicu, yaitu infeksi, faktor genetik, dan gangguan stres pasca trauma.

  • Penyakit Parkinson

Walaupun penyakit Parkinson merupakan gangguan kesehatan yang terjadi pada sistem saraf, namun penyakit ini bisa menyebabkan gangguan pada otot.

Saat mengalami penyakit Parkinson, otak dan sistem saraf tidak mampu menghasilkan dopamin, gangguan produksi ini akan berdampak pada otot dan sistem pergerakan.

Keluhannya bisa dimulai dengan tremor atau gemetar pada tangan, lengan, kaki, rahang, atau wajah, kekakuan area tangan, serta gerakan tubuh melambat dan tidak seimbang.

Gejala tersebut biasanya akan memburuk seiring waktu hingga membuat penderitanya kesulitan berjalan dan berbicara.

Meski belum ada pengobatan yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit ini, mengonsumsi obat-obatan dan terapi dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan dan meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Cara menjaga kesehatan otot

Menjaga kesehatan otot tidak melulu harus dengan mengolah tubuh di gym yang memakan banyak biaya.

Dilansir dari hellosehat.com, ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan otot, seperti berikut:

1.  Mengonsumsi makanan yang menyehatkan otot

Makanan yang baik dan sehat untuk otot tidak harus kaya protein, tapi juga mengandung karbohidrat dan lemak dalam jumlah seimbang.

Jika Anda termasuk aktif berolahraga atau melakukan aktivitas fisik, Anda perlu memperbanyak konsumsi makanan ini untuk menggantikan kalori yang hilang.

Contoh makanan yang kaya akan nutrisi dan bisa Anda coba adalah telur, salmon, tuna, dada ayam, daging merah, kacang, dan polong-polongan, serta keju.

Anda dapat mengonsumsi bubuk protein bila perlu, tapi sesuaikan jumlahnya dengan kebutuhan tubuh Anda.

Untuk menjaga kesehatan otot, perhatikan pula asupan vitamin di dalam tubuh, seperti vitamin D yang dapat membantu penyerapan kalsium pada tubuh, sehingga baik untuk kesehatan otot dan tulang. Pasalnya, kekurangan vitamin D juga dapat menyebabkan nyeri otot.

Sebenarnya, Anda tak perlu terburu-buru melakukan berbagai tips di atas.

Pastinya, Anda dapat menerapkan beragam cara untuk menjaga kesehatan otot di atas dengan menjadikannya bagian dari aktivitas dan rutinitas harian.

Perlahan tapi pasti, praktekkan gaya hidup sehat yang tidak hanya akan memberikan manfaat bagi kesehatan otot Anda, tapi juga untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

2.  Rutin berolahraga

Menurut University of Michigan, jika ingin menjaga kesehatan otot, rutin berolahraga dapat menjadi salah satu pilihan untuk Anda.

Semua jenis gerakan dalam olahraga memang dapat melatih otot, tapi ada jenis latihan tertentu yang bisa diterapkan dan lebih efektif untuk menjaga kesehatan otot.

Sebagai contoh, latihan aerobik seperti jogging, berenang, dan badminton cukup efektif untuk meningkatkan kekuatan otot, menjaga kesehatan jantung, serta membakar lemak.

Cara menjaga kesehatan otot lainnya adalah dengan melakukan latihan ketahanan.

Selain meningkatkan kekuatan, latihan ini juga dapat menambah massa otot tubuh dan memperkuat otot jantung.

Anda dapat memulainya dengan latihan angkat beban secara bertahap.

Pastikan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan setiap sebelum dan sesudah berolahraga.

Kebiasaan mengabaikan pemanasan dan pendinginan juga bisa menyebabkan cedera otot, salah satu penyebab dari nyeri dan sakit pada otot.

Lakukan setiap gerakannya dengan benar, karena tanpa pemanasan dan pendinginan yang dilakukan dengan benar, risiko Anda mengalami nyeri otot atau myalgia pun menjadi lebih besar.

3. Mempraktikkan postur tubuh yang benar

Salah satu penyebab nyeri otot adalah kebiasaan melakukan postur tubuh yang salah, baik saat sedang berdiri, duduk, maupun berbaring.

Jika Anda ingin mengatasi rasa sakit tanpa menggunakan obat nyeri otot, cobalah untuk membiasakan diri melakukan postur tubuh yang baik.

Salah satu cara menjaga kesehatan otot yang paling sederhana bisa diawali dengan membetulkan postur duduk.

Bila Anda terbiasa duduk membungkuk, maka sudah saatnya menghentikan kebiasaan buruk ini.

Pasalnya, postur tubuh yang salah akan memberikan beban tambahan pada tulang dan otot sehingga keduanya perlu bekerja lebih keras.

Saat berada dalam posisi duduk, cobalah untuk duduk dengan tegak sambil merilekskan pundak.

Selama mengendarai mobil, gunakan sandaran jok untuk menopang punggung Anda.

Ketika berdiri, jangan membungkuk dan bertumpu pada lutut.

Biasakan diri Anda untuk berdiri tegak dengan pundak yang rileks.

 4.  Mencukupi kebutuhan air

Kekurangan asupan air dapat berimbas pada gangguan penyerapan nutrisi oleh otot.

Otot tubuh Anda akhirnya tidak dapat menyerap kalium dan magnesium yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan elektrolit.

Kekurangan asupan air, khususnya setelah berolahraga, akan membuat tubuh Anda cepat lelah dan menimbulkan kram otot.

Bahkan, dehidrasi juga bisa memicu lemah otot dan hilangnya koordinasi tubuh.

Maka itu, untuk menjaga kesehatan otot, Anda perlu memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya.

Salah satu cara memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda adalah dengan mengonsumsi setidaknya dua liter air atau setara dengan delapan gelas air mineral.

Dengan memerhatikan asupan cairan tubuh, Anda telah berupaya untuk menjaga kesehatan otot sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.

5. Pertahankan berat badan ideal

Percaya atau tidak, ternyata berat badan berlebih juga tidak baik untuk kesehatan otot Anda.

Hal ini disebabkan, berat badan yang berada di atas batas normal dapat memberikan tekanan yang lebih besar pada otot tubuh.

Oleh sebab itu, tubuh menjadi harus bekerja lebih keras.

Hal tersebut juga menyebabkan otot tubuh menjadi lebih mudah lelah dan cepat tegang.

Dampaknya, Anda akan merasa tidak nyaman pada otot saat sedang beraktivitas.

Untuk menjaga kesehatan otot, Anda perlu menjaga berat badan tetap ideal.

Caranya, cobalah untuk menjalani pola makan bergizi seimbang serta membatasi asupan makanan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol.

Selain itu, untuk menghindari salah satu penyebab dari nyeri otot ini, Anda juga perlu rutin berolahraga minimal selama 30 menit dalam sehari.

Anda bisa melakukan setidaknya sebanyak lima kali dalam seminggu.

Tujuannya, untuk membakar kalori ekstra yang menyebabkan kenaikan berat badan.

Saat berat badan berada pada angka normal, Anda telah berusaha agar otot tidak mudah merasa nyeri dan mencegah berbagai masalah kesehatan lainnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved