Breaking News:

Puluhan Ribu KPM di Kabupaten Sanggau Terima Bantuan Sosial Tahun 2021

Dalam bantuan ini ada klausul yang menyatakan bantuan ini bisa dilakukan pergantian bagi KPM di Desa atau Kelurahan yang dianggap tidak lagi layak.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Suasana penyaluran bantuan sosial beras di halaman Kantor Pos Sanggau, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu 28 Juli 2021. Dinsos P3AKB Sanggau. Ist. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AKB) Kabupaten Sanggau, Valentinus Sudarto menyampaikan bahwa tahun 2021 ini Sebanyak 30.398 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sanggau bakal menerima bantuan dari Pemerintah.

Dikatakannya, Bantuan tersebut sebagai dampak dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat belum meredanya pandemi Covid-19. Bantuan yang diberikan adalah Bantuan Sosial Beras (BSB) yang disinergikan kepada tiga jenis penerima, Pertama BSB BST sebanyak 9.183 KPM, BSB PKH sebanyak 8.424 KPM, dan BSB BPNT sebanyak 12.791 KPM.

"Di Kabupaten Sanggau dimulai dengan penyaluran BSB dan BST, Periode Juni sebanyak 9.183 KPM dan kemarin sudah kita salurkan, dan sudah diangka 14 persen penyalurannya,"katanya, Rabu 28 Juli 2021.

Dikatakannya, data penentuan KPM penerima BSB ditetapkan oleh Kemensos. Sebenarnya kalau kami lihat sebagian sudah ada data perbaikan, ada juga beberapa data yang diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). "Dan beberapa data dari Dirjen yang lainnya, misalnya Lansia, Disabilitas dan UMKM yang dialihkan,"tuturnya.

Pendaftaran CPNS/PPPK Resmi Tutup, 3 Formasi Dokter Kosong Pelamar di Sanggau

Ia berharap penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran dan mematuhi aturan yang ada. Dalam bantuan ini ada klausul yang menyatakan bantuan ini bisa dilakukan pergantian bagi KPM di Desa atau Kelurahan yang dianggap tidak lagi layak.

"Misalnya sudah pindah, meninggal dunia atau yang sudah tidak memenuhi syarat lagi menerima bantuan sosial. Jadi, bantuan beras ini hanya untuk sekali saja selama PPKM,"jelasnya.

Lanjutnya, Penyaluran BSB sebanyak 10 Kg tersebut bersinergi dengan Bulog selaku penyedia beras, Kantor Pos selaku penyalur serta distributor ke Kecamatan dan juga Dinsos P3AKB sebagai rentang koordinasi. "Dalam penyalurannya kami menerapkan protokol kesehatan, Sehingga penyalurannya secara bertahap sesuai kriteria,"jelasnya.

Untuk penyaluran di 15 Kecamatan, lanjutnya, Kita dibantu unit kerja Kantor Pos, pihak Kecamatan, Pendamping PKH dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Ia menegaskan bahwa bantuan sosial yang dikucurkan tersebut tidak saling bertabrakan, Karena Nama-nama KPM di tiga jenis bantuan sosial tidak ada yang sama.

"Seandainya ada penambahan misalnya orang tuanya dapat sementara anaknya dalam satu KK tapi sudah berkeluarga juga dapat, maka kita cut, Bisa kita ganti dengan yang lain, Karena klausul pengalihannya ada,"pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sanggau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved