Mahasiswa IAIN Pontianak Siap Mengabdi di Kabupaten Sambas

"Dan begitu juga prodi lain yang sesuai bidangnya, kita harapkan bisa mengadakan kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan selanjutnya karena kita bercampur

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Karmadi saat menerima kunjungan mahasiswa IAIN Pontianak di kediamannya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Koordinator Wilayah KKL Kelompok Sambas 3 IAIN Pontianak, di Kecamatan Pemangkat, Ahmad Yani mengatakan mahasiswa IAIN Pontianak akan fokus mengadakan kegiatan yang menjurus ke program studi masing-masing mahasiswa.

Hal itu dia sampaikan setelah melaksanakan kunjungan kerumah salah seorang anggota DPRD Kabupaten Sambas, Karmadi. Kata dia, mereka merencanakan akan melaksanakan pembukaan di Masjid al-Ikhlas Kecamatan Selakau.

"Rencana kedepannya ada banyak, karena KKL Kelompok Sambas 3 akan mengadakan beberapa agenda yang bisa menonjolkan eksistensi mahasiswa sesuai dengan bidangnya. Misalnya di prodi Al-Quran dan Tafsir bisa mengadakan kajian seperti Tafsir atau Mukhtalaful Hadits, terus prodi Pendidikan Bahasa Arab bisa mengadakan agenda pelatihan bahasa Arab minimal dasar-dasarnya kepada masyarakat," ujarnya, Rabu 28 Juli 2021.

"Dan begitu juga prodi lain yang sesuai bidangnya, kita harapkan bisa mengadakan kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan selanjutnya karena kita bercampur Fakultas maka kegiatan akan dilaksanakan sesuai bidang yang dikuasai masing-masing,” tuturnya.

Terjun ke Masyarakat, DPRD Sambas Beri Wejangan untuk Mahasiswa KKL IAIN Pontianak

Ahmad Yani menegaskan bahwa kegiatan KKL kali ini tidak terfokus ke satu tempat saja tapi merata di Kecamatan Selakau dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Kegiatan terdekat setelah melakukan diskusi dengan DPRD Sambas, Pak Karmadi, kita akan melaksanakan pembukaan dengan mengundang Ibu-Ibu Badan Kelompok Majelis Ta'lim (BKMT), aparat setempat, dan masyarakat sekitar karena mengingat kondisi Covid-19 di Kecamatan Selakau zona kuning," tuturnya.

"Pak Karmadi selaku DPRD Sambas menyarankan untuk minta izin dengan pihak Kecamatan. Selain pembukaan, selama 14 hari kedepan khusus di Kecamatan Selakau akan mengadakan kegiatan sesuai bidang masing-masing tidak fokus pada satu titik tempat di Kecamatan Selakau dengan desa yang berbeda sesuai dengan arahan Pak Camat," tegasnya.

Kata Yani, nantinya mereka akan membagi kelompok tersebut dengan tidak lebih dari 10 orang dan menjaga protokol kesehatan. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved