Ulidal Muchtar Sebut Potensi Wakaf di Sintang Besar Namun Belum Digali Maksimal
"BWI juga bisa melaksanakan survei dan membuat laporan asal usul perubahan fakta wakaf, melaksanakan tugas tugas lain yang diberikan oleh BWI Provinsi
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Ulidal Muchtar mengungkapkan Sintang menyimpan potensi wakaf yang besar, namun selama ini belum digali dan dimanfaatkan dengan maksimal.
"Sementara selama ini wakaf masih dikelola secara konvensional terutama oleh individu/ nadzir wakaf, secara aspek manajerial, profesional dan khusus belum mendapat perhatian secara serius," kata Ulidal, Senin 26 Juli 2021.
Ulidal berharap, pengurus perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Sintang melakukan koordinasi dengan Kemenag dan instansi terkati dalam pelaksanaan tugas melaksanakan pembinaan kepada nadzir dalam mengelola mengembangkan harta benda wakaf.
• Kungker ke Polres Sintang, Kapolda Kalbar Minta Kapolres Jangan Bosan Jadi Inisiator Rakor
"BWI juga bisa melaksanakan survei dan membuat laporan asal usul perubahan fakta wakaf, melaksanakan tugas tugas lain yang diberikan oleh BWI Provinsi," katanya.
Keberadaan BWI dinilai Ulidal sejalan dengan visi Pembangunan Kabupaten Sintang, yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang religius, dengan terwujudnya masyarakat yang religius maka masyarakatnya akan mudah termotivasi untuk menjalankan ajaran agamanya dengan baik termasuk didalamnya mewakafkan harta benda nya untuk kesejahteraan umat.
"Wakaf bisa menjadi solusi bagi negara dalam ekonomi pendidikan sosial dan ketahanan nasional, contohnya berdirinya ponpes, masjid, madrasah yang berdiri di tanah wakaf, dan pemanfaatannya untuk masyarakat," ujarnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ulidal-muchtar-menghadiri-pelantikan-bwi24.jpg)