Stok Vaksin di Kalbar Menipis, Sukiryanto Berang dan Surati Menkes

"Saya sebagai DPD dari Kalbar mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mempercepat pengadaan dan distribusi v

WARTAKOTA/Henry Lopulalan
ILUSTRASI Vaksin Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPD RI dapil Kalbar, H Sukiryanto yang juga Ketua Perkumpulan Merah Putih (PMP) berang lantaran vaksin covid 19 menipis di Kalbar.

Atas hal tersebut, organisasi perkumpulan paguyuban 22 etnis yang ada di Kalimantan Barat dipimpinnya pun menunda pelaksanaan vaksinasi yang telah direncanakan 28-31 Juli 2021.

"Saya sebagai DPD dari Kalbar mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mempercepat pengadaan dan distribusi vaksin covid-19 ke daerah, khususnya Kalbar," ujarnya, Senin 26 Juli 2021.

Sesuai dengan data dari vaksin.kemkes.go.id per 19 Juli 2021 dari 5.414.390 orang hanya 318.394 orang yang mendapatkan dosis pertama dan 190.695 orang yang mendapatkan dosis lengkap.

Sehingga, kata Sukiryanto, masih ada 4.905.301 orang yang harus dipenuhi mengingat animo masyarakat terhadap vaksin juga sangat tinggi.

Stok Vaksin Menipis, Legislator Kalbar Harap Pemerintah Pusat Percepat Distribusi Vaksin ke Kalbar

"Saya sampaikan dengan tegas agar pemerintah pusat dapat dengan segera dan dalam waktu sesingkat-singkatnya dapat memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 di daerah karena sudah sangat urgent khususnya di Kalimantan Barat," tegasnya.

Diketahui kali sebelumnya, Perkumpulan Merah Putih (PMP) berencana melakukan vaksinasi dosis pertama di rumah melayu dan rumah radakng pada 28-31 Juli 2021, namun karena tidak adanya ketersediaan vaksin sehingga ditunda. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved