Breaking News

Mgr Agustinus Resmikan Paroki Santo Montfort Monterado Kabupaten Bengkayang

Mgr Agustinus mengungkapkan bahwa mimpi Monterado yang dirindukan sejak lama untuk menjadi paroki, kini telah terrealisasi.

Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
IST/Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak
RESMIKAN - Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus meresmikan Paroki Santo Montford Monterado, pada Selasa 20 Juli 2021. 

Citizen Reporter

Oleh: Samuel | Staf Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus meresmikan Paroki Santo Montford Monterado, pada Selasa 20 Juli 2021. Ada pun reksa pastoral paroki Santo Montford Monterado mencakup seluruh wilayah Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang.

Adapun jangkauan wilayah stasi yang dilayani di antaranya stasi Kopung (Puaje), stasi Sibaju (Rantau), stasi Nyempen (Siaga), stasi Serindu, calon stasi Bonglitung, stasi Marga Mulia, stasi Paniban, stasi Jembatan 25 (rantau), stasi Sendoreng, stasi Rantau, stasi Pakucing, stasi Puaje, stasi Goa Boma, stasi Kelampai (siaga), stasi Masmining (siaga), stasi Benawa Bakti, stasi Raso (siaga), dan stasi Singkong (Goa Boma).

Perayaan ekaristi peresmian Paroki St Montfort Monterado dimulai dengan perarakan dari depan gereja yang disambut tarian dari Sekami dan OMK Paroki Monterado. Misa syukur tersebut dihadiri juga oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis SE MM bersama istri, Ketua DPRD Bengkayang Fransiskus MPd, dan jajaran pemerintahan Kabupaten Bengkayang.

Bersama Mgr Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak, Darwis selaku Bupati Bengkayang diminta untuk memotong bambu yang sudah disediakan panitia sebagai tamu kehormatan.

Penandatangan prasasti oleh Mgr Agustinus Agus disaksikan Bupati Sebastianus Darwis dan Ketua DPRD Bengkayang, Fransiskus, Propinsial Kongregasi Serikat Maria Montfortan (SMM) Indonesia, RP Anton Tensi SMM, dan RD Yoseph Maswardi sebagai Pastor Paroki Samalantan sekaligus menjadi saksi.

Disaksikan pula oleh Pastor Paroki Katedral Pontianak, RD Alexius Alex, yang selama ini yang sering koordinasi dan menjadi penasihat panitia serta disaksikan oleh RP Stefanus, SMM, Pastor Paroki St Montfort Monterado.

Misa dimulai pukul 09.00 WIB usai tarian penyambutan dan dihadiri sebanyak 17 imam dan 1 diakon dari SMM yang mendampingi Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus.

Kerinduan Umat
Dalam sambutan di awal misa, Mgr Agustinus mengungkapkan bahwa mimpi Monterado yang dirindukan sejak lama untuk menjadi paroki, kini telah terrealisasi.

“Berbahagia karena hari ini kita boleh merayakan perayaan ekaristi di gereja ini. Dalam rangka bersyukur kepada Tuhan, karena keinginan sudah lama yang dinantikan dan dirindukan oleh umat yang berada wilayah Kecamatan Monterado. Kini telah terrealisir peresmian paroki Santo Montfort Monterado, pada selasa pagi, 20 Juli 2021,” kata Mgr Agus.

Pihak keuskupan melakukan pemekaran ini dengan maksud, agar pembinaan iman umat lebih intensif serta agar para imam lebih dekat dengan umatnya.

“Covid-19 memiliki tantangan tersendiri, bukan hanya berdampak pada bidang ekonomi, tetapi berdampak pula pada struktural,” lanjut Uskup Agus. “Keimanan kita bisa goyah ketika kita menghadapi situasi yang sulit. Bahkan sekarang dipertentangkan, Tuhan lebih dulu? Atau makan lebih dulu?”

Bagi Mgr Agus, manusia tidak bisa mempertentangkan itu, karena manusia adalah ciptaan Tuhan. Maka dalam gereja katolik harus dalam iman ada sikap percaya. “Kalau kita tidak mati maka tidak mungkin masuk surga. maka Yesus pun mati, tetapi bunuh diri juga dosa,” kata Mgr Agus.

Lanjut Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus mengungkapkan bahwa kedua hal itu bisa dilaksanakan secara bersama-sama, karena justru itulah tantangan hidup umat katolik sehari-hari. Sebab pada dasarnya, manusia perlu makan dan perlu Tuhan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved