Breaking News:

Tangkal Covid-19, Bupati Satono dan Forkopimda Sambas Gelar Operasi Yustisi di Pemangkat

Kami tidak menginginkan kabupaten Sambas masuk ke dalam Zona merah, kasihan warga

Editor: Jamadin
Dok. Polres Sambas
Bupati Sambas H Satono  S,Sos.MH, Dandim 1208 Sambas Letkol Inf Setyo Budiono SH M.Tr. Kapolres Sambas AKBP Robertus B Heryy A.P. SIK M.Si. berikut seluruh anggota yang tergabung dalam satgas Covid 19 Kabupaten dengan di Back Up dari Satgas Covid- 19 kecamatan terdiri dari Camat Pemangkat, Slamet Riyadi  SH, Kapolsek Pemangkat Raden Real Mahendra  SH SIK, beserta team satgas Covid Kecamatan Pemamgkat, Sabtu 16 Juli 2021 malam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pejabat merupakan figur dari masyarakat untuk memimpin suatu daerah dan dituntut untuk selalu kompak dan bersinergi dalam hal mengambil suatu kebijaksanaan.

Apalagi saat ini rakyat Indonesia sedang berkabung dengan adanya penyebaran Covid 19 di tanah air.

Tanpa kerja sama yang baik dalam memimpin suatu wilayah akan berdampak buruk terutama dalam menangkal Penyebaran virus Corona Covid 19.

Seperti yang terlihat pada Sabtu 16 Juli 2021, Forkopimda Kabupaten Sambas kompak melakukan Operasi Yustisi di wilayah kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas.

Bupati Sambas H Satono  S,Sos.MH, Dandim 1208 Sambas Letkol Inf Setyo Budiono SH M.Tr. Kapolres Sambas AKBP Robertus B Heryy A.P. SIK M.Si. berikut seluruh anggota yang tergabung dalam satgas Covid 19 Kabupaten dengan di Back Up dari Satgas Covid- 19 kecamatan terdiri dari Camat Pemangkat, Slamet Riyadi  SH, Kapolsek Pemangkat Raden Real Mahendra  SH SIK, beserta team satgas Covid Kecamatan Pemamgkat.

Operasi Yustisi, Satlantas Polres Sambas Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Pasar Sambas

Sasaran operasi yustisi dalam rangka menangkal Penyebaran Covid-19 adalah warga masyarkat yang sedang berkerumun atau berkumpul di warkop sepanjang jalan
Moh Hambal, Pantai sinam dan kafe-kafe yang berada di Pemangkat.

Mereka mengimbau untuk segera kembali ke rumah masing2 dan diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat kabupaten Sambas masih banyak terdapat warga yang terkonfirmasi Covid-19.

Operasi yustisi ini telah beberapa kali dilakukan oleh team satgas Covid 19 kabupaten bahkan setiap hari dari Kepolisian Sektor Pemangkat di pimpin langsung Kompol Raden selaku Kapolsek Pemangkat aktif turun untuk menghimbau dan membubarkan kepada warga untuk tidak melanggar protokol kesehatan.

Kapolsek Pemangkat mengharapkan dengan adanya operasi Yustisi ini masyarakat semakin sadar untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Yang  paling utama yang melakukan kerumunan yang mengakibatkan akan terjadi lonjakan kasus positif di kabupaten Sambas. Kami tidak menginginkan kabupaten Sambas masuk ke dalam Zona merah, kasihan warga," ujar Kompol Raden.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved