Breaking News:

Tanggapi PPKM Darurat, Pengelola Wisata di Singkawang Sebut Berimbas Kepada Tenaga Kerja

Ia mengatakan, penerapan PPKM Darurat di Kota Singkawang berimbas kepada para tenaga kerja, khususnya kepada tenaga kerja harian yang baru akan mendap

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pintu masuk destinasi wisata Palm Beach (Pantai Pak Lotay) Kota Singkawang yang ditutup selama massa PPKM Darurat. Minggu 18 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wakil Manager Palm Beach (Pantai Pak Lotay) Kota Singkawang, Rizky Alzares menanggapi terkait penerapan PPKM Darurat yang telah berjalan selama sepekan di Kota Singkawang.

Ia mengatakan, penerapan PPKM Darurat di Kota Singkawang berimbas kepada para tenaga kerja, khususnya kepada tenaga kerja harian yang baru akan mendapatkan penghasilan ketika bekerja.

"Nah disini, jika bekerja maka baru akan mendapatkan penghasilan, namun jika tidak maka tidak ada penghasilan. Sedangkan mereka mempunyai kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi," kata Rizky kepada wartawan, Minggu 18 Juli 2021.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Berang Hingga Ancam Beri Sanksi ke Kontraktor

Menurut Rizky, jika Pemerintah Kota Singkawang harus melanjutkan penerapan PPKM Darurat di Kota Singkawang, maka harus disertai dengan solusi bagi pihak yang terdampak, khususnya kepada para tenaga kerja.

"Kita harapkan ada solusi bagi yang terdampak PPKM Darurat ini, misalnya pemerintah dapat memberikan bantuan bagi tenaga kerja yang terdampak," katanya.

Seperti diketahui, sejak diterapkannya PPKM Darurat di Kota Singkawang, pengelola wisata Pantai Palm Beach menutup sementara lokasi wisata hingga PPKM Darurat berakhir. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved