Breaking News:

Berita Video

Menteri Luhut Binsar Panjaitan Menghadap Jokowi Soal PPKM Darurat, Akan Diperpanjang?

elama PPKM Darurat sejak 3 Juli sampai 20 Juli 2021, diberhentikan sementara sektor ekonomi non esensial maupun kritikal.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi akan menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait PPKM Darurat yang berlaku sampai 20 Juli 2021.

"Kemarin Presiden minta saya untuk evaluasi, saya janji besok atau nanti sore kami akan laporkan cara bertindak apa yang akan kami lakukan berikutnya dengan datanya yang ada," kata Luhut secara virtual, Kamis 15 Juli 2021.

Menurutnya, pemerintah akan berhati-hati dalam memutuskan PPKM Darurat diberlakukan sampai kapan, dengan mengacu data-data yang telah ada.

Apalagi, kata Luhut, selama PPKM Darurat sejak 3 Juli sampai 20 Juli 2021, diberhentikan sementara sektor ekonomi non esensial maupun kritikal.

Gubernur Sutarmidji Harap Pontianak Secepatnya Keluar Dari PPKM Darurat

"Ini tentu kami amati dengan cermat. Kami punya tim juga yang amati sampai berapa jauh ini kami pergi, istilah saya itu kalau bengkok sesuatu mesti ada batasnya, kalau benkok terus ya patah," paparnya.

"Kami amati betul masalah ekonomi ini, jangan sampai kelamaan, juga malah buat mati. Saya juga nanti akan bertemu dengan asosiasi guru besar dari Universitas Indonesia, dan saya juga akan minta pendapat mereka juga," sambung Luhut.

Oleh sebab itu, Luhut berharap kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan berkumpul, karena masa inkubasi virus Covid-19 varian Delta sekitat dua sampai tiga minggu.

"Kami tidak mau setelah tiga minggu ini (masa PPKM Darurat), jangan ada lagi naik (kasus). Supaya tidak naik, harus kurangi kerumunan, karena kerumunan itu baru keliatan beberapa waktu ke depan. Varian Delta ini penyebarannya lima sampai 6 kali," ujar Luhut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved