Eko Zaenudin Pastikan Kemunculan Tripang di Pantai Vanesia Adalah Fenomena Alam

Dia ungkapkan, memang benar kejadian itu terjadi kemarin siang pasca cuaca ekstrem melanda Kabupaten Sambas. Kata dia, wilayah kejadian itu juga masih

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolsek Teluk Keramat, IPDA Eko Zaenudin dan jajaran saat turun ke lokasi memantau fenomena kemunculan Teripang di Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo melalui Kapolsek Teluk Keramat, IPDA Eko Zaenudin mengkonfirmasi kemunculan Tripang di sepanjang pantai Vanesia, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas.

Dia ungkapkan, memang benar kejadian itu terjadi kemarin siang pasca cuaca ekstrem melanda Kabupaten Sambas. Kata dia, wilayah kejadian itu juga masih merupakan bagian dari Polsek Teluk Keramat.

"Benar, dan sebagian pantai masuk wilayah hukum Polsek Teluk Keramat. Kami juga sudah turun lansung memantau Kondisinya kemarin," ujarnya, Kamis 15 Juli 2021.

Kata dia, kejadian itu adalah murni karena fenomena alam. Dan belum tentu terjadi setiap tahun.

Pasca Cuaca Ekstrem Landa Kalbar, Sejumlah Tripang Penuhi Bibir Pantai Venesia Kabupaten Sambas

"Ini fenomena alam, dan keluar belum tentu setiap tahun," jelasnya.

Dari hasil pantauan mereka, memang Tripang atau Gamat kata warga setempat memenuhi bibir pantai, dari pantai Vanesia sampai ke arah pantai Tanah Hitam, Kecamatan Paloh.

"Sehamparan pantai sampai kearah pantai tanah hitam, Kecamatan Paloh dipenuhi oleh Gamat," ungkapnya.

Selanjutnya kata dia, kemungkinan hewan itu akan hilang dengan sendirinya terbawa oleh air laut. Dan sekarang ungkapnya, belum ada rencana bersih-bersih pantai yang sudah di penuhi gamat itu.

"Belum ada, info dari masyarakat biasanya akan hilang dengan sendirinya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Teripang atau Gamat yang dikenal oleh warga setempat itu muncul di Kecamatan Tangaran.

Hal ini pun membuat warga Dusun Pinang Merah, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, heboh.

Karena sebelumnya, belum pernah ada kejadian serupa di sepanjang pantai Vanesia, Simpang Empat. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved