Rayakan Idul Adha, Bupati Sambas Minta Masyarakat Patuhi Prokes COVID-19
Bupati Sambas, Satono mempersilahkan masyarakat merayakan Idul Adha 1442/H, namun demikian kata dia masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehat
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Menjelang perayaan hari raya kurban atau Idul Adha 1442/H yang jatuh pada Selasa 20 Juli 2021 mendatang. Bupati Sambas, Satono mempersilahkan masyarakat merayakan Idul Adha 1442/H, namun demikian kata dia masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Kata dia, ditengah Pandemi Covid-19, perayaan hari besar keagamaan tidak bisa dilarang namun bisa di modifikasi.
Hal ini kata Satono, membuat dia khawatir, jika tidak dilakukan antisipasi dini, maka keramaian di pasar saat menjelang hari raya kurban bisa menjadi biang dari pada penularan Covid-19.
• Diskes Kabupaten Sambas Umumkan 75 Pasien COVID-19 Sudah Sembuh
"Karakter masyarakat kita di Sambas, Idul Adha biasanya lebih ramai dari pada Idul Fitri. Untuk itu kita sedang menyiapkan sedemikian rupa langkah antisipasi agar kasus Covid-19 tidak meledak," ujarnya, Selasa 13 Juli 2021.
Dan untuk perayaan hari raya Idul Fitri ini kata dia, Pemerintah Daerah tidak melarang. Namun dengan catatan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Untuk umat muslim seperti biasa saja. Tidak dilarang dan tetap terbuka. Cuma saya garisbawahi, prokes ketat tetap berlaku," ungkapnya.
Tidak hanya itu, dalam khutbah salat Idul Adha nantinya juga harus dibatasi. Dia meminta agar khutbah shalat itu hanya berdurasi sekitar 10 sampai 15 menit.
Jangan sampai khutbah itu kata dia memakan waktu sampai 30 menit. Dan pada saat shalat kata dia, semua jamaah juga diminta untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dengan menerapkan 5 M.
"Dalam kondisi seperti ini, khutbah nya cukup 10 menit saja, tidak perlu lama-lama, saat salat jarak tetap di jaga, dan wajib pakai masker," tutupnya. (*)
(Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/gfgfg-fgfg-fgfgfgfgfg-fgfgfg.jpg)