Breaking News:

Berita Video

dr Tirta Kurang Sepakat Soal Vaksin Covid-19 Berbayar, Ini Alasannya

Dirinya mengatakan kurang sepakat terkait vaksinasi berbayar Covid-19 ini.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan vaksinasi Covid-19 berbayar yang kini bisa dilakukan individu atau perorangan.

Meski pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berbayar ini pun didukung Kimia Farma dan Bio Farma. Namun, kebijakan pemerintah ini banyak menuai pro kontra.

Bahkan dari kalangan dokter sekaligus ada yang kurang sepakat, satu di antaranya Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta.

Melalui laman Instagram miliknya, dr Tirta beropini. Dirinya mengatakan kurang sepakat terkait vaksinasi berbayar Covid-19 ini.

"Jika dibilang setuju? Tentu saya kurang sepakat. Tapi dikarenakan memang 'keadaan' dan sudah diketok, ya udah, yang penting lanjutkan saja asal sesuai aturan yang penting target vaksinasi tercapai," ungkap dr. Tirta, dikutip Tribunnews, Senin 12 Juli 202.

Dalam keterangan postingannya, ia menjelaskan alasannya kurang sepakat. Baginya, hal ini tidak adil untuk rakyat yang kurang mampu.

Harga Vaksin Gotong Royong Kimia Farma ! Bagaimana Cara Daftar Vaksin Berbayar Kimia Farma ?

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa bukan tenaga kesehatan (nakes) yang membuat kebijakannya.

"Semoga pemberiannya dapat diawasin. Saya ga gitu sepakat sih. Kesannya yang punya uang bisa ibarat jalan tol ga antri. Tapi yowis manut aelah ama pemangku kebijakan. Yang penting cepet kelar aja," beber dr Tirta.

"Inget ye. Yang buat kebijakan bukan nakes. Kalo mau kritik ke wadah yang pas," tegasnya.

Seperti diketahui, Vaksin Covid-19 gotong royong untuk individu atau perseorangan semula digelar mulai hari ini, Senin 12 Juli 2021.

Namun PT Kimia Farma (Persero) Tbk memutuskan untuk menunda pelaksanaan vaksinasi individu atau vaksinasi berbayar sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno Putro beralasan, besarnya animo dan pertanyaan yang masuk mengenai vaksinasi membuat layanan vaksinasi harus ditunda.

"Kami mohon maaf karena jadwal Vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya," ujarnya saat dihubungi Tribunnews.com.

Meski demikian Ganti menuturkan, pihaknya masih akan melakukan sosialisasi vaksinasi berbayar ini kepada masyarakat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved