Bupati Mempawah Akan Berikan Sanksi Tegas pada ASN yang Tak Indahkan Imbauan Vaksinasi COVID-19
Sanksi tegas tersebut kata Erlina, akan dilakukan melalui prosedur. Yakni tahap awal imbauan, selanjutnya, teguran, dan masih tidak dihiraukan baru ak
Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina, mengatakan akan memberikan tindakan tegas kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), yang masih tidak mengindahkan imbauan untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
"Pertama-tama akan kita lakukan secara imbauan agar seluruh ASN mau melakukan vaksin, dan apabila masih tidak dihiraukan maka akan diberikan sanksi tegas," ujarnya kepada awak media, Senin 12 Juli 2021.
Sanksi tegas tersebut kata Erlina, akan dilakukan melalui prosedur. Yakni tahap awal imbauan, selanjutnya, teguran, dan masih tidak dihiraukan baru akan diberikan sanksi.
"Sanksi yang akan saya berikan kepada ASN yang masih tidak mau mengindahkan imbauan untuk vaksin, maka akan dilakukan penundaan pemberian tunjangan," tegasnya.
• PPKM Darurat Berpotensi Diperpanjang Hingga 6 Minggu, Berikut Skenario dari Sri Mulyani
Untuk itu, Erlina meminta ASN di ruang lingkup Pemkab Mempawah, mendengarkan instruksi yang diberikan agar melakukan vaksinasi.
"Proses vaksinasi juga kita lakukan selama tiga hari di kantor Bupati Mempawah, agar minat dari ASN maupun masyarakat lebih banyak yang datang," katanya.
Selanjutnya Erlina juga berharap kepada para Kepala OPD untuk menginstruksikan jajarannya supaya melakukan vaksinasi.
"Kepada OPD juga saya ingatkan untuk mensukseskan program vaksinasi ini, mengingatkan jajarannya yang belum melakukan vaksinasi supaya segera melakukan vaksinasi," tegasnya.
Untuk hari ini juga kata Erlina, antusias dari ASN cukup ramai untuk melakukan vaksinasi.
"Alhamdulillah saya lihat hari ini antusias dari ASN yang mau melakukan vaksinasi cukup begitu ramai, semoga dalam waktu tiga hari ini akan lebih maksimal," katanya.
• Penyebaran Covid-19 di Mempawah Kembali Meningkat, 163 Orang Masih Tahap Penyembuhan
Lebih lanjut dikatakannya bahwa proses pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
"Sudah saya ingatkan juga kepada petugas kesehatan untuk melihat Prokes dalam proses vaksinasi ini," jelasnya.
Kemudian Erlina juga meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan.
"Untuk saat ini protokol kesehatan harus tetap digencarkan, yakni penerapan 5M," tutupnya. (*)
(Update Informasi Seputar Kabupaten Mempawah)