Reuni Alumni Jambore Lingkungan Hidup Sintang, Bakar Semangat Remaja Peduli Lingkungan
Para almuni JLH tidak hanya sekadar membersihkan lahan TPS di pintu gerbang selamat datang Sintang, di jalan MT. Haryono
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Alumni Jambore Lingkungan Hidup (JLH) dari tahun 2016-2020 dikumpulkan oleh Komunitas Aku Belajar.
Para pemuda-pemudi Sintang yang telah diberdayakan untuk melakukan kegiatan berbasis pemberdayaan lingkungan ini diajak melakukan aksi bertajuk revitalisasi tempat pembuangan sampah sementara.
Para almuni JLH tidak hanya sekadar membersihkan lahan TPS di pintu gerbang selamat datang Sintang, di jalan MT. Haryono, tapi juga membuat taman sampai dengan pemaparan kepada alumni JLH Sintang tentang sayembara proposal project pemberdayaan komunitas pemuda dalam rangka menjawab isu-isu lingkungan di Kabupaten Sintang.
Reuni Aksi Alumni Jambore Lingkungan Hidup (JLH) Sintang, digelar selama dua hari, sejak Jumat--Sabtu 2021. Selama dua hari itu, para alumni JLH diberdayakan untuk melakukan kegiatan berbasis pemberdayaan lingkungan. Selain alumni JLH kegiatan ini juga dihadiri anak-anak Kompass.
• Pos Penyekatan di Terminal Bus Sungai Ukoi Sintang, Satgas Temukan 2 Orang Positif Swab Antigen
Jatu Rachmawati, Koordinator Aksi Jambore Lingkungan Hidup Sintang berharap aksi kecil ini bisa jadi pemantik untuk pemuda-pemudi lainnya dalam melakukan penghijauan di sekitar daerah tempat tinggalnya.
Menurutnya, menjaga lingkungan bisa dilakukan dari hal kecil, dimulai dari tidak membuang sampah sembarangan.
"Semoga tidak ada lagi yang membuang sampah di tempat itu lagi (gerbang selamat datang). Karena miris saja, begitu masuk gerbang selamat datang di kota Sintang malah disuguhi sampah. Kalau sekarang kan sudah lebih indah, semoga tidak ada lagi yang buang sampah, karena kasian juga petugas dari pertamanan, baru dibersihkan sudah ada lagi sampahnya di sore hari. Bahkan, ketika kita kerja bakti saja kemarin ada yang sudah mau melempar sampah ketempat kita kerja bakti," ungkap Jatu, Minggu 11 Juli 2021.
Dessy, koordinator project berharap pertemuan alumi Jambore Lingkungan Hidup sejak tahun 2016--2020 dapat membakas semangat anak muda untuk semakin memupuk kesadaran terhadap lingkungan.
"Karena namanya reuni, tujuan kegiatan ini untuk mempertemukan kembali para alumni sejak tahun 2016. Dinamakan reuni aksi karna ingin membakar semangat para pemuda yang dulunya pernah aktif bersama kita agar bisa berpartisipasi lagi di JLH 2021 mendatang, apalagi pasca kegiatan ini akan dilakukan sayembara proposal kegiatan bertema lingkungan," harap Desy. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/710-agus-1.jpg)