Breaking News:

Khazanah Islam

Manfaat Shalat Dhuha Lengkap dengan Niat Shalat Dhuha dan Tata Cara Sholat Dhuha

Aisyah berkata: "Rasulullah SAW mengerjakan Shalat Dhuha empat rakaat dan adakalanya menambah sesukanya” (HR Muslim).

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Endro
Ilustrasi Sholat Dhuha. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Shalat Dhuha adalah Sholat sunnah yang dilaksanakan setelah matahari terbit setinggi tombak.

Jumlah rakaat Shalat Dhuha tidak terbatas. Boleh dikerjakaan dua rakaat dan lebih dari itu.

Hal itu sebagaimana disampaikan Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari ‘Aisyah.

Aisyah berkata: "Rasulullah SAW mengerjakan Shalat Dhuha empat rakaat dan adakalanya menambah sesukanya” (HR Muslim).

Namun demikian, Shalat Dhuha sebaiknya tidak dilaksanakan secara terus-menerus setiap hari.

Jadwal Sholat Dhuha Bandung dan Daerah Lain di Indonesia, Berikut Niat dan Keutamaan Sholat Dhuha

Hal itu berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Syaqiq, ia berkata:

"Aku bertanya kepada ‘Aisyah, “Apakah Nabi Saw. selalu melaksanakan shalat dhuha?”, ‘Aisyah menjawab, “Tidak, kecuali beliau baru tiba dari perjalanannya,” (HR. Muslim).

Buya Yahya mengatakan, waktu utama Shalat Dhuha adalah waktu panas menguat.

"Sekitar tiga jam setelah matahari terbit. Itu paling bagus kalau kita mau melaksanakan Shalat Dhuha,'' kata Buya Yahya.

Ustadz Khalid Basalamah dalam ceramahnya mengungkapkan, Rasulullah SAW menyampaikan Allah SWT berfirman:

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved