Breaking News:

Kebutuhan Oksigen Meningkat, PLN Pontianak Tinjau Pabrik Pemasok Guna Pastikan Keamanan Listrik

sudah jarang sekali padam, sehingga kami jarang menggunakan mesin genset. Kondisi ini tentunya akan meningkatkan produktivitas produksi oksigen

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Manajer Pabrik PT Pakita Jaya, Tjhin Rudi menjelaskan kondisi layanan kelistrikan yang diberikan PLN sangai baik untuk menompang industri tersebut 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Meningkatnya kebutuhan oksigen untuk pasien Covid-19 di Kota Pontianak dan beberapa kota kabupaten di Kalimantan Barat tentunya memerlukan keandalan pasokan listrik.

Hal itu diungkap Didi Kurniawan Abuhari, Manajer PLN UP3 Pontianak, saat melakukan Customer Visit ke lokasi pabrik PT Megah Utama Prima, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara dan PT Pakita Jaya, di Desa Wajok, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (8 Juli 2021.

Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen dengan Teknik Proning ! Apa itu Teknik Proning ?

Manajer Pabrik PT Pakita Jaya, Tjhin Rudi, menyebutkan bahwa layanan kelistrikan yang diberikan PLN sudah cukup baik dan terjaga keandalannya.

"Beberapa tahun terakhir ini sudah jarang sekali padam, sehingga kami jarang menggunakan mesin genset. Kondisi ini tentunya akan meningkatkan produktivitas produksi oksigen yang kami jalankan," tutur Rudi.

Saat Ini Harus Paham, Begini Cara Menjaga Saturasi Oksigen pada Pasien Covid-19 di Rumah

Sementara itu, menurut Didi, kunjungan yang dilakukannya merupakan salah satu upaya PLN untuk memastikan kondisi kelistrikan di kedua pabrik yang memproduksi oksigen untuk keperluan medis tersebut benar-benar aman.

"Dengan meningkatnya kebutuhan oksigen khususnya bagi pasien Covid-19, kami ingin memastikan suplai listrik aman selama kegiatan produksi oksigen berlangsung," ungkap Didi.

Plt Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang Surati Perusahaan Pemasok Oksigen Perioritaskan Rumah Sakit

Selain melakukan pengecekan jaringan serta pemasangan proteksi untuk menekan potensi terjadinya gangguan eksternal, Didi juga mengakui bahwa pihaknya juga melakukan assessment instalasi listrik milik kedua perusahaan tersebut sebagai antisipasi terjadinya gangguan.

Selain itu, untuk menjaga keandalan pasokan listrik di fasilitas-fasilitas kesehatan masyarakat, PLN UP3 Pontianak mengerahkan 491 petugas layanan teknik yang siaga 24 jam dan termonitor melalui sistem terpadu Command Center.

Tinjau Ketersediaan Oksigen di RSUD Abdul Aziz, Wali Kota Singkawang: Masih Stabil

Lalu, 5 Unit Gardu Bergerak dengan total kapasitas sebesar 995 kVA, serta 27 unit mesin genset mobile dengan total kapasitas sebesar 638,2 kVA.

"Seluruh petugas dan peralatan kami siagakan selama 24 jam, khususnya untuk lokasi-lokasi prioritas, seperti rumah sakit, Puskesmas, laboratorium, serta fasilitas kesehatan lainnya," sebut Didi.

Gubernur Sutarmidiji Ancam Ambil Tindakan Tegas ke Distributor Jika Oksigen Langka di Pontianak

Selanjutnya Ia menghimbau kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik melalui peningkatan kepedulian terhadap kondisi kelistrikan disekitar lingkungan masing-masing.

"Jika menemukan atau melihat potensi terjadinya gangguan listrik dapat segera melaporkan lewat aplikasi PLN Mobile. Petugas kami akan segera melakukan perbaikan agar masyarakat dapat segera menikmati listrik secara aman dan nyaman," pungkas Didi. (nin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved