LDII Kalbar Apresiasi Polri Berantas Premanisme dan Pungli

Munculnya atensi dari Kapolri untuk pemberantasan premanisme dan pungli menjadi bukti jajaran kepolisian respon atas keluhan warga.

Tayang:
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua DPW lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalbar, Susanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Jajaran kepolisian yang bertekad memberantas premanisme dan pungli mendapat apresiasi publik. Salah satunya datang dari Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalbar, Susanto, ketika ditemui Selasa 6 Juli 2021.

Menurut Susanto, praktek premanisme atau pungli merupakan kejahatan yang memicu keresahan warga.

"Tak sedikit warga yang mengaku resah, bahkan muncul rasa takut yang dipicu praktek premanisme. Jadi kalau ini menjadi atensi polri kita apresiasi," ungkapnya.

Munculnya atensi dari Kapolri untuk pemberantasan premanisme dan pungli menjadi bukti jajaran kepolisian respon atas keluhan warga.

"Responsibilitas polri layak diakui, namun langkah konkret dari polri sampai tingkat sektor harus terbukti, bukan sekedar atensi saja," ujar dia.

Polres Mempawah Siap Tindak Aksi Premanisme Kapolres Fauzan: Perintah Sudah Diberikan Kepada Jajaran

Maka saran Susanto, peran tim Saber Pungli dan Jatanras Polri harus diperkuat.

"Polri ditingkat resort atau bisa melakukan mapping, termasuk Tim Saber Pungli dan Jatanras diperkuat, diantaranya patroli ditingkatkan," katanya.

Dirinya juga berpendapat era pandemi Covid-19 dapat membuka peluang munculnya praktek-praktek kejahatan seperti ini termasuk kriminal yang bersifat konvensional lainnya.

"Saat ini warga butuh ketenangan dan keamanan serta kenyamanan. Jadi keinginan Polri memperkuat Kamtibmas melalui pemberantasan premanisme, sebagai warga saya berterima kasih," tegasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Mempawah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved