Apindo Pontianak Pastikan Mekanisme Layanan Konsumen dan Jumlah Pekerja Sesuai Kebijakan PPKM Mikro

penerapan PPKM otomatis mengurangi waktu untuk operasional dan juga mengurangi kemungkinan kita melayani konsumen

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalbar, Andreas Acui Simanjaya 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Pontianak, Andreas Acui Simanjaya menuturkan, pasca Pemberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di semua provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali, pihaknya turut mengambil peran memastikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah dapat berjalan maksimal guna memutus mata rantai Covid-19.

Menurut Andreas Acui, penerapan PPKM otomatis mengurangi waktu untuk operasional dan juga mengurangi kemungkinan kita melayani konsumen dengan kapasitas seperti kondisi normal.

Oleh sebab itu, akan dilakukan penyesuaian dalam segalanya termasuk jumlah pekerja yang aktif setiap harinya.

"Kita memahami bahwa Kota Pontianak termasuk salah satu wilayah yang masuk aturan harus menjalankan PPKM. Dan tentunya,  kami mengikuti saja aturan yang ada dari pihak yang berwenang untuk kebaikan bersama,"  terangnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 6 Juli 2021.

Cara Cegah Kluster Keluarga

Di tengah pembatasan jam operasional dan kegiatan masyarakat, Andreas Acui mengimbau kepada seluruh pengusaha di bawah naungan Apindo agar mematuhi kebijakan yang berlaku.

"Kita menghimbau agar semua patuh dengan peraturan yang ada demi kebaikan bersama. Semakin kita patuh semakin cepat Pandemi akan selesai dan berlalu," ujarnya.

Tak hanya itu saja, Andreas Acui berharap pemerintah bersama pihak terkait tidak hanya fokus pengawasan dan pembinaan di titik tertentu saja.

"Kita ingin pelaksanaan PPKM ini dipahami sebagai upaya menekan kemungkinan terjadinya penularan virus dalam aktivitas masyarakat. Oleh sebab itu, kita harap pengawasan dan pembinaan jangan dilakukan di ruas jalan tertentu saja," ungkapnya.

"Tetapi, dimana ada potensi keramaian diadakan upaya supaya potensi keramaian itu tidak terjadi, ini yang kita harapkan dan tekankan," lanjutnya.

Untuk masyarakat Kota Pontianak dam sekitarnya, Andreas Acui pun berpesan agar dapat saling bersinergi bersama pemerintah mendukung PPKM Mikro ini.

"Dan masyarakat, tentu diharapkan dapat bekerjasama dengan pemerintah dalam menjalankan PPKM, agar pandemi cepat terkendali dan berlalu," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kalbar)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved