Baznas Sanggau Gelar Khitan Door to door di Desa Bahta dan Mengkiang
Kegiatan ini berkerja sama dengan kader Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sanggau. Sebanyak 35 anak di khitan dalam kegiatan ini, dengan rincian Desa Meng
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Setelah beberapa waktu lalu menggelar bakti sosial khitan gratis di dusun Balai Nanga, dan Jeranai. Kali ini Baznas Sanggau menggelar khitan gratis untuk Anak-anak Di Dusun Dosan, Dusun Tabau, Dusun Sedua, Desa Bahta, Kecamatan Bonti, Serta Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar. Kegiatan berlangsung dari tanggal 3 sampai 4 Juli 2021.
"Sengaja kami gelar road show ke Kampung-kampung mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19,"kata Wakil Ketua Bidang Pengumpulan dan Pendistribusian Baznas Kabupaten Sanggau, Indra melalui rilisnya, Minggu 4 Juli 2021.
Kegiatan ini berkerja sama dengan kader Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sanggau. Sebanyak 35 anak di khitan dalam kegiatan ini, dengan rincian Desa Mengkiang 11 anak, Dusun Dosan 4 anak, Dusun Sedua 6 anak dan Dusun Tabau 14 anak.
• Pemuda Katolik dan Ketua DPRD Sanggau Salurkan Bantuan Semen Untuk Pembangunan Gereja Paroki Noyan
Indra berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat, Karena yang di sasar memang merupakan mustahik yang kurang mampu. "Pandemi Covid-19 memang berpengaruh pada penghasilan masyarakat yang mengandalkan karet dan pertanian. Kami laksanakan door to door, untuk menghindari kerumunan,"ujarnya.
Indra selalu mengingatkan kepada warga agar mematuhi Prokes. Meski dikampung kita tetap harus memperhatikan prokes, cuci tangan pakai sabun, pakai masker dan jaga jarak.
Selain kegiatan khitan door to door Baznas Sanggau juga melakukan survey fasilitas penerangan di masjid Baitul Rahman dan Masjid Al Hikmah Dusun Tabau yang ternyata selama ini menggunakan PLTA.
"Hal ini sesuai permintaan pengurus masjid pada Zaznas beberapa waktu lalu. Hery selaku pak Kawil Tabau berharap agar Masjid mereka di bantu fasilitas penerangan misalnya panel surya, mengingat penerangan dari PLTA kurang maksimal karena debit air yang semakin kecil," jelasnya.
"Sehingga hanya mampu menghidupkan 2 lampu masjid sedangkan untuk sound / mic tidak mampu menggunakan PLTA," tambahnya.
Tokoh masyarakat Tabau, Hamdani berharap agar Baznas Sanggau bisa membantu pemasangan panel surya mengingat di dusun nya belum teraliri listrik negara (PLN).
Hery mengucapkan Terima kasih pada Baznas Sanggau atas perhatian yang diberikan demikian juga kades Mengkiang Junaidi juga mengucapkan terima kasih atas kegiatan Baznas Sanggau di daerahnya. (*)
(Update Informasi Seputar Kabupaten Sanggau)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sf-sdccvd-fdcvcvdf-dfvcd.jpg)