Khazanah Islam
Apa Itu Sujud Sahwi dan Bagaimana Tata Cara Pelaksanaannya?
Waktu pelaksanaan sujud sahwi adalah setelah tahiyyat akhir sebelum salam dengan dua kali sujud.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sujud Sahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan karena seseorang meninggalkan sunnah ab'adh, kekurangan atau kelebihan jumlah rakaat, atau karena ragu-ragu jumlah rakaat dalam shalat yang dikerjakan.
Waktu pelaksanaan sujud sahwi adalah setelah tahiyyat akhir sebelum salam dengan dua kali sujud.
Namun dalam kondisi tertentu sujud sahwi dalakukan setelah salam.
Adapun bacaan sujud sahwi yaitu:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ
Subhaana man-laa yanaamu walaa yashuu
Artinya: “Maha Suci Allah yang Tidak Tidur dan Tidak Lupa"
• Apakah Sah Sholat Jika Tidak Membaca Doa Iftitah? Bagaimana Bacaan Doa Ifititah Rasulullah SAW?
Hukum dan Dalil Sujud Sahwi
Lalu apa hukumnya melakukan sujud sahwi?
Hukum sujud sahwi adalah sunnah sehingga shalat yang kamu lakukan tidak batal manakala meninggalkannya.
Namun bila imam melakukan sujud sahwi, maka kita wajib mengikuti imam melakukan sujud sahwi.
Ada beberapa hadis yang menjadi dasar disunnahkannya sujud sahwi, antara lain:
Artinya:
“Apabila adzan dikumandangkan, maka setan berpaling sambil kentut hingga dia tidak mendengar adzan tersebut.
Apabila adzan selesai dikumandangkan, maka ia pun kembali. Apabila dikumandangkan iqomah, setan pun berpaling lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-sujud-sahwi-salat-wajib-fardhu.jpg)