Breaking News:

Pemda Kapuas Hulu Bersama Desa Entibab Sepakat Cara Tangkap Ikan Berbasis Budidaya

Roni juga menambahkan kebutuhan ikan di Kapuas Hulu masih tinggi untuk dijadikan hasil olahan ikan maupun ikan segar.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pemerintah Kapuas Hulu melalui Dinas Perikanan, bersama Desa Entibab Kecamatan Bunut Hilir, saat sepakat untuk menandatangani Perjanjian Kerjasama Culture Based Fisheries (CBF) Perikanan tangkap berbasis budidaya, di Dinas Perikanan Kapuas Hulu, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Pemerintah Kapuas Hulu melalui Dinas Perikanan, bersama Desa Entibab Kecamatan Bunut Hilir, telah sepakat untuk menandatangani Perjanjian Kerjasama Culture Based Fisheries (CBF) Perikanan tangkap berbasis budidaya.

Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu Roni Januardi menyatakan, sektor perikanan merupakan sektor unggulan. Maka perlu adanya partisipasi dari kelompok masyarakat membantu bersama untuk meningkatkan produksi.

"Dalam hal ini peran Pokmaswas sangat membantu dalam perlindungan, dan pengawasan sumber daya ikan secara partisipati guna menekan illegal fishing. Pokmaswas merupakan ujung tombak yang sangat berperan dalam perlindungan sumber daya ikan," ujarnya, Jumat 2 Juli 2021.

Roni juga menambahkan kebutuhan ikan di Kapuas Hulu masih tinggi untuk dijadikan hasil olahan ikan maupun ikan segar.

Tim Operasi SPORC Amankan Ratusan Batang Meranti Ilegal asal Kapuas Hulu

"Untuk itu budididaya ikan dengan sistem CBF mampu mendongkarak produksi ikan dengan tetap memperhatikan kearifan lokal dan kelestarian lingkungan," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Entibab Kecamatan Bunut Hilir, Iwan Budiana mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Dinas Perikanan selama ini seperti bantuan restoking ikan Arwana di Danau Bagot, maupun kegiatan bantuan yang lainnya di Desa Entibab.

"Desa Entibab banyak memiliki danau yang sangat potensial ikan endemik untuk dilindungi dan dilestarikan salah satunya Danau Baru. Potensi ikan endemik seperti ikan belidak, entukan maupun jenis lainnya jika tidak dikelola dengan baik maka akan habis dan punah,' ujarnya.

Untuk itu pihak Pemerintah Desa Entibab sangat menyambut baik adanya kerjasama budidaya dengan sistem CBF. Selain penjagaan dan perlindungan danau dari kegiatan penambangan emas secara liar.

“Kami sangat antusias jika Pemerintah Kapuas Hulu melalui Dinas Perikanan mau memperhatikan danau yang ada untuk membantu dalam pengelolaan Danau," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved