Tips Kesehatan

Gejala Covid-19 Varian Delta Pada Anak Tunjukan Ruam di Kulit, Waspada Infeksi Lainnya Berikut Ciri

Terlebih pada anak, kasus infeksi Covid-19 pada anak-anak di Indonesia menjadi tertinggi di dunia dan dianggap sangat memprihatinkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Vaksin Covid-19 Pada Anak 

Prof Rismala menjelaskan, sebenarnya infeksi Covid-19 varian Delta ini bisa menyebabkan gejala yang sangat bervariasi.

"Gejalanya (gejala Covid-19 pada anak) memang bisa bermacam-macam tidak khas, tapi banyak yang berhubungan dengan gangguan saluran cerna atau pernapasan," jelasnya.

Adapun, Prof Rismala menuturkan beberapa contoh gejala Covid-19 yang umumnya terjadi pada anak akibat infeksi varian Delta ini adalah sebagai berikut:

  • Demam
  • Mencret
  • Batuk
  • Pilek
  • Ruam-ruam di kulit

Selain, beberapa gejala di atas, berikut beberapa gejala Covid-19 pada anak yang umumnya terjadi, dilansir dari Mayo Clinic, 14 Mei 2021.

  • Demam
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Sulit bernapas
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Nafsu makan menurun
  • Kehilangan rasa atau bau
  • Sakit perut

Jika anak mengalami beberapa gejala Covid-19 atas, ditegaskan Prof Rismala, orangtua diimbau untuk tidak asal memberikan pengobatan sendiri.

Segeralah untuk menghubungi dokter atau fasilitas layanan kesehatan pertama di sekitar rumah Anda.

Kendati belum dipastikan anak Anda terpapar Covid-19, tetapi menjaga agar tidak terjadi indikasi gejala yang lebih buruk lagi akan lebih baik.

Oleh karena itu, upayakanlah juga agar anak Anda tidak keluar rumah, kecuali mendesak seperti untuk pemeriksaan medis.

Ciri-ciri Gejala Covid yang Wajib Diketahui ! Termasuk Kenali Gejala Covid Delta dan Cara Mencegah

Apa itu Varian Delta Covid-19?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan varian Delta sebagai jenis virus corona tercepat atau lebih menular dan terkuat yang pernah ada.

Tak hanya itu, varian itu sangat mungkin menginfeksi banyak orang, terutama di negara atau daerah dengan tingkat vaksinasi Covid-19 yang rendah.

Hal ini tegaskan WHO pada Senin, 21 Juni 2021.

Varian delta yang pertama kali diidentifikasi di India, memiliki potensi menjadi lebih mematikan karena jangkauan penularan virusnya lebih besar dibanding barian lain.

Disebutkan dalam berita sebelumnya, varian Delta 40 persen lebih menular dibanding varian Alpha.

Satu orang yang terinfeksi varian Delta dapat menularkan virus yang sama ke 7-8 orang lainnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved