Kadiskes Sintang, Sinto : Seharusnya Guru Tidak Menolak Divaksin

Kalau menolak ya resikonya kita konsultasikan dengan dinas terkait. Seharusnya guru tidak menolak divaksin, karena guru harusnya memberikan contoh

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan dari 5 ribuan jumlah guru, yang sudah divaksin baru sekitar 2 ribuan.

"Jumlah guru yang sudah divaksin itu baru sekitar 2 ribu lebih, dari jumlah guru yang hampir mencapai 5 ribu. Berarti kan baru 50 persen guru yang divaksin," kata Sinto, Senin 28 Juni 2021.

Sinto mengimbau agar para guru bersedia divaksin agar proses pembelajaran tatap muka dapat segera dimulai. Sebab, salah satu syarat belajar tatap muka, guru harus sudah divaksin lengkap.

"Saya mengimbau guru ini bisa mendapatkan vaksinasi di puskemss terdekat, atau di dinkes. Guru supaya mereka mendapatkan vaksinasi lengkap, supaya bisa dimulai proses pembelajaran tatap muka. Karena salah satu syaratnya guru harus sudah divaksin lengkap bukan hanya satu kali tapi lengkap," imbau Sinto.

Vaksinasi COVID-19 Tahap Pertama di Kabupaten Sintang Capai 27.084 Orang

Sinto menilai, seharusnya guru tidak menolak divaksin, karena seorang guru harus memberikan contoh kepada masyarakat.

"Kalau menolak ya resikonya kita konsultasikan dengan dinas terkait. Seharusnya guru tidak menolak divaksin, karena guru harusnya memberikan contoh kepada masyarakat," katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved