Cara Memulihkan Indra Penciuman yang Mulai Hilang, Ahli Sebut Bisa Kembali Normal Selama?

Menurut para ahli, hal itu disebabkan karena adanya peradangan perifer akibat Covid-19 pada saraf - yang mana penting untuk fungsi penciuman.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi 

Dr. Theodore Strange, ketua sementara kedokteran di Staten Island University Hospital, New York City, menyebut temuan itu sangat menggembirakan.

"Kabar baiknya adalah hilangnya penciuman bukanlah sisa gejala dari Covid-19 yang akan menetap permanen," kata Strange yang tak terlibat dalam penelitian ini.

Cara Melihat Sertifikat Vaksin di pedulilindungi.id ? Ini Cara Mengecek Sertifikat Vaksin Covid 19

Sementara Dr. Eric Cioe-Peña, direktur kesehatan global di Northwell Health, New Hyde Park, New York mengatakan, meski temuan itu adalah kabar baik, semua orang harus tetap ingat - terutama kaum muda - bahwa infeksi SARS-CoV-2 dapat menyebabkan banyak kerusakan jangka panjang.

"Penting bahwa ketika masih ada masyarakat yang bertanya-tanya soal risiko dan manfaat vaksin, kami telah memperhitungkan tidak hanya rawat inap dan kematian, tapi juga gejala jangka panjang yang akan mempengaruhi kehidupan pasien berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun setelah sembuh dari virus corona,” kata Cioe-Peña.

"Hal paling penting yang bisa diambil dari penelitian ini adalah, sangat penting untuk mendapatkan vaksinasi demi mencegah paparan gejala jangka panjang," imbuhnya. 

Cara Mengembalikan Indra Penciuman

Dilansir dari Harvard Health Publishing, secara umum, para ahli telah memberikan saran untuk membangkitkan kembali saraf penciuman.

Sebagian besar dari mereka merekomendasikan latihan penciuman. Latihan ini bisa dilakukan setiap hari dengan mencium aroma minyak esensial.

Cobalah dengan minyak esensial yang memiliki aroma cukup kuat, seperti kayu putih, lemon, cengkeh, dan mawar.

Latihan penciuman tidak hanya dilakukan dengan mengendus berbagai aroma.

Prinsip mindfulness juga sangat diperlukan dalam latihan ini. Jika tidak bisa mencium aroma sama sekali, cobalah untuk mengingat aromanya. Libatkan pikiran untuk membangkitkan sensasi tersebut.

Cara Daftar Vaksin Umum Online via https://vaksin.loket.com

Ketika makan dan tidak bisa merasakan tekstur maupun rasa dari makanan, fokuslah untuk mengingat rasa makanan tersebut.

Dengan cara ini, orang yang kehilangan indera penciuman dan perasa akan lebih fokus pada apa yang masih bisa mereka rasakan.

Kehilangan indera penciuman dan perasa adalah kondisi yang menantang untuk menjadi lebih sadar, fokus, dan peka.

Selama proses pemulihan, tetap sabar dan mensyukuri setiap kemajuan kecil yang dicapai akan membantu meredakan stres akibat hilangnya indera penciuman dan perasa.

(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved