Terima Bantuan 2 Ribu Tablet Ivermectin, Sinto : Ini Hanya Pilihan Obat Terapi Pasien Corona
Selain itu, Kementrian Kesehatan kata Sinto, juga belum merekomendasikan Ivermectin untuk pengobatan pasien corona
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, baru saja menerima bantuan 2000 tablet obat
Ivermectin dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Rencananya, obat tersebut akan diberika kepada pasien corona yang bergejala ringan ataupun OTG.
Meski masih ada kontroversi terhadap penggunaan Ivermectin sebagai obat terapi pasien covid-19, obat ini juga sudah pernah digunakan oleh Diskes Sintang untuk terapi pasien.
"Ivermectin ini ada beberapa kontroversi. Ada yang mengatakan ini memang betul obat untuk antiparasid, tetapi dibeberapa negara obat ini digunakan untuk pengobatan covid dan memberikan hasil yang cukup baik," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Kamis 24 Juni 2021.
Selain itu, Kementrian Kesehatan kata Sinto, juga belum merekomendasikan Ivermectin untuk pengobatan pasien corona. Akan tetapi, obat ini menjadi salah satu pilihan untuk pasien covid-19 bergejala ringan dan OTG.
• HKTI Serahkan Bantuan 2000 Tablet Obat Ivermectin ke Diskes Sintang
"Memang di Kabupaten Sintang sendiri kita sudah punya beberapa pengalaman menggunakan Ivermectin ini, dan hasilnya cukup bagus untuk lasien yang gejala ringan dan OTG," ungkapnya.
Sinto menegaskan, sampai saat ini belum ada obat untuk penanganan pasien corona. Sejumlah obat terapi yang dipergunakan, hanya pilihan yang digunakan dan dikombinasikan dengan obat lain oleh dokter.
"Penanganan covid sampai sekarang belum ada yang namaya pengobatan pasti. Invermectin ini hanya salah satu pilihan terapi yang nanti akan dikombinasikan dengan obat lain untuk pasien covid. Semua masih uji klinis dan berdasarkan pengalaman dokter yang merawat," kata Sinto.
Sinto berterima kasih atas bantuan obat dari HKTI. Dia berharap, bantuan ini dapat berkesinambungan untuk membantu pemerintah menangani pandemi covid-19.
"Intinya kita berterima kasih dan kita berharap bantuannya bukan selesai di sini saja. Nanti obat ini kami berikan pada pasien dengan kritera OTG maupun gejala ringan yang dirawat di rusun, diklat maupun yang isolasi mandiri," tukasnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)