Breaking News:

Berikut Update Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Sanggau, 40 Orang Meninggal Dunia

Kemudian, Sebanyak 40 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia. dan dalam proses penyembuhan sebanyak 69 orang.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyampaikan perkembangan terkait data Covid-19 di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu 23 Juni 2021.

"Total kasus konfirmasi positif Covid-19 mencapai 2024 orang. Dari jumlah ini, 1.915 orang telah dinyatakan sembuh,"katanya, Rabu 23 Juni 2021.

Kemudian, Sebanyak 40 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia. dan dalam proses penyembuhan sebanyak 69 orang.

"Isolasi mandiri sebanyak 58 orang dan isolasi perawatan sebanyak 11 orang. Kemudian menunggu hasil laboratorium sebanyak 239 orang,"ujarnya.

Arita Apolina Dikukuhkan Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Sanggau

Dalam kesempatan ini, Ginting menambahkan bahwa sebelumnya ada beberapa warga di satu diantara Dusun yang ada di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan CT rendah atau Viral Load tinggi. Akan tetapi kesemuanya sudah dinyatakan sembuh.

"Saat keluar hasil ada 9 orang yang positif, 6 orang diantaranya mempunyai viraload tinggi 1 sampai dengan 45 juta. dan hasilnya tindaklanjuti dengan Satgas Kecamatan dan PPKM Mikro Dusun tersebut,"katanya, Rabu 23 Juni 2021.

Ginting menjelaskan, dugaan awal kemungkinan tertular dari acara keramaian. Terhadap yang positif tersebut, dilakukan swab PCR pada tanggal 9 Juni 2021.

"Langsung isolasi mandiri. dan tanggal 21 kemarin keluar hasil (12 hari setelah swab). Kondisi yang bersangkutan tanpa gejala, dan dinyatakan selesai isolasi,"ujarnya.

Lanjutnya, Yang menjadi perhatian karena CT nya rendah (Viraload Tinggi). Maka tracking dan testing kontak erat dilakukan lebih ketat, Isolasi juga seharusnya di tempat yang disediakan pemerintah.

"Namun saat menunggu hasil maka dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Asal ketemu, Tracking lebih ketat karena kemungkinan penularan lebih cepat,"pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sanggau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved