Breaking News:

Bahas Raperda Pertanggungjawaban, Banggar DPRD Landak dan TAPD Gelar Rapat Gabungan

Kegiatan yang bertempat di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Landak ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Landak Heri Saman, didampingi Anggota Banggar DPRD Landa

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua DPRD Landak Heri Saman SH MH 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Landak bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Landak menggelar rapat gabungan membahas Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 pada Senin 21 Juni 2021.

Kegiatan yang bertempat di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Landak ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Landak Heri Saman, didampingi Anggota Banggar DPRD Landak, dihadiri Ketua TAPD Landak Vinsensius bersama para anggota TAPD Kabupaten Landak.

Ketua DPRD Landak Heri Saman ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, dilaksanakannya rapat gabungan antara Banggar DPRD dan TAPD, dalam rangka membahas raperda pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2020.

"Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa sesudah LHP, BPK diterima oleh pemerintah Kabupaten Landak kita tahun ini mendapat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke-8. Selanjutnya kita membahas raperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD T.A.2020," ujar Heri Saman pada Selasa 22 Juni 2021.

Bupati Karolin Serahkan Alat Test Swab Kepada Polres Landak

Lanjutnya, dalam pembahasan sudah disampaikan sudah disandingkan data dengan hasil audit BPK, baik itu struktur Raperda yang disampaikan oleh Eksekutif pada DPRD dan dibahas dalam Badan Anggaran yaitu komponen pendapatan dan belanja, dari struktur anggaran untuk APBD 2020 yang terealisasi yaitu sebesar 99,77 persen.

"Ini merupakan kemajuan yang luar biasa, karena hampir tercapai 100 persen dari target pendapatan yang dituangkan dalam APBD tahun anggaran 2020. Untuk pendapatan asli daerah melampaui target 100.295.903.875.23, dan terealisasi 104.639.964.531.47, atau 104,33 persen," katanya.

Tentu ini merupakan pertumbuhan yang positif bagi sektor pendapatan asli daerah di Kabupaten Landak. "Kami mengapresiasi kinerja dari Pemerintah Kabupaten Landak, Bupati Landak serta seluruh jajarannya bisa mencapai target, sehingga kinerja ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan," ungkap Heri Saman.

Kemudian pendapatan transfer juga dari dana perimbangan Pemerintah Pusat ini terealisasi sebesar 100,16 persen sudah audit BPK, dan juga sudah disepakati menjadi pendapatan dan komponen belanja terealisasi sebesar 95,17 persen.

"Ini merupakan suatu yang bagus dari segi belanja, dan SILPA yang kita sepakati bersama antara Banggar DPRD dan TAPD Landak yaitu sebesar 66.252.582.608.80, dan ini kita laporkan pada fraksi-fraksi dan nanti pada hari Kamis kita akan mengadakan rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi untuk pengesahan raperda  pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020," papar Heri Saman.

"Harapannya inisegera kita sahkan sehingga kita masuk ke agenda berikutnya yaitu APBD perubahan dan anggaran tahun 2021," jelasnya.

Bupati Karolin Genjot Vaksinasi di Landak, Satu Hari 1000 Orang

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Landak yang juga Ketua TAPD Landak  Vinsensius mengatakan bahwa ini adalah rapat gabungan badan anggaran DPRD Landak dengan TAPD Landak, membahas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Landak T.A. 2020. 

"Pembahasan makro sudah diterima semua, dan memang begitu aturan dan alurnya. LKPJnya diterima dan pembahasannya juga diterima sesuai dengan hasil pemeriksaan BPK," ujarnya.

"Tidak ada yang bisa kita pungkiri lagi bahwa Kabupaten Landak memperoleh predikat WTP yang kedelapan kalinya secara berturut-turut," tutupnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Landak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved