Breaking News:

Kasus Pelecehan Seksual Anak Masih Dominan di Kabupaten Kayong Utara

Sedangkan hingga semester I 2021, juga sudah ada 6 kasus serupa yang mereka tangani. Dengan demikian, total kasus pelecehan seksual ini jumlahnya menc

Penulis: Adelbertus Cahyono | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua KPAD Kayong Utara, Al Ghazaly. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kayong Utara menyebut kasus pelecehan seksual terhadap anak masih dominan selama kurun waktu satu tahun terakhir.

Ketua KPAD Kayong Utara, Al Ghazaly mengungkapkan, setidaknya ada 7 kasus pelecehan seksual yang mereka tangani selama 2020.

Sedangkan hingga semester I 2021, juga sudah ada 6 kasus serupa yang mereka tangani. Dengan demikian, total kasus pelecehan seksual ini jumlahnya mencapai 13 kasus.

Empat Ruang Isolasi Disiapkan, Kadiskes dan KB Kayong Utara: Treatment Pasien Kita Pantau

Kata Al Ghazaly, seluruh korban dalam kasus tersebut merupakan anak di bawah umur.

"Terbanyak masih seksual bang. Sampai semester I 2021 ini juga seksual. Kasus seksual tahun 2020 tercatat 7 kasus. Untuk sekarang per 21 Juni 2021 ada 6 kasus," kata Al Ghazaly kepada tribunpontianak.co.id, Senin 21 Juni 2021.

Al Ghazaly mengungkapkan, dari semua kasus tersebut, sudah sekitar 80 persen selesai penanganannya.

Sementara sisanya masih dalam tahap pendampingan. Di kesempatan itu, Al Ghazaly juga mengingatkan orangtua agar tidak lengah mengawasi anak-anaknya.

Pengawasan, kata Al Ghazaly, sangat penting sebagai upaya mencegah terlibatnya anak sebagai korban tindak pelecehan seksual, seperti yang dialami seorang siswi kelas VI baru-baru ini.

"Kalau untuk di masyarakat ya selayaknya lah orangtua harus mengawasi anaknya," imbau Al Ghazaly.

Menurut Al Ghazaly, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan tidak membiarkan anaknya bepergian seorang diri di malam hari. Apalagi di daerah kepulauan atau pelosok yang fasilitas penerangan jalan masih minim.

"Kalau bisa itu jangan diberikan sendiri, harus ada pendampingan dari orang dewasa. Paling tidak begitu," ujar Al Ghazaly. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Kayong Utara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved