Breaking News:

Cegah Praktik TPPO, DPRD Singkawang Bahas Raperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial

Anewan berpendapat, TPPO merupakan delik biasa dan bukan delik aduan. Artinya, aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, harus segera melakukan

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Singkawang, Anewan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Anggota DPRD Kota Singkawang, Anewan menerangkan DPRD Kota Singkawang tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penyelenggaraan kesejahteraan sosial dalam pansus saat ini hingga akhir Juni 2021.

Menurutnya, Raperda ini merupakan upaya dari DPRD dalam mengatasi kesejahteraan sosial di masyarakat, sehingga mampu mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di masyarakat.

"Ini juga merupakan upaya kami dalam mengatasi kesejahteraan sosial di masyarakat agar TPPO yang menurut saya merupakan hilirnya dari timpangnya Kesejahteraan Sosial dimasyarakat ini tidak terjadi," kata Anewan.

Anewan berpendapat, TPPO merupakan delik biasa dan bukan delik aduan. Artinya, aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, harus segera melakukan tindakan kepolisian berupa penyelidikan maupun penyidikan apabila mendapati telah praktik TPPO di masyarakat.

Trotoar Kawasan Taman Burung Singkawang Ambruk, Tjhai Chui Mie Intruksikan PUPR Segera Perbaiki

Dirinya juga menilai baik upaya Dinsos dalam mensosialisasikan praktik TPPO di masyarakat hingga ke tingkat RT, sebagai upaya pencegahan yang dilakukan Pemerintah.

"Jadi menurut saya bahwa apa yang dilakukan Dinsos terkait rencana mensosialisasikan tentang TPPO sebagai langkah pencegahan adalah langkah yang tepat," katanya.

Rendahnya tingkat referensi masyarakat, menurut Anewan, menjadi alasan sedikitnya laporan-laporan terkait TPPO. Masyarakat yang terlalu awam tidak dapat membedakan praktik TPPO ataupun hanya sekedar upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup seseorang dan merubah nasib dengan memberikan orang lain atau keluarganya untuk bekerja dg iming-iming imbalan yang besar.

"Modus-modus seperti inilah yang harus disosialisasikan kepada warga agar dapat mencegah berkembangnya TPPO," tukasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved