Selain Pelatihan Hard Skill, BLK Rumah Bina Da'i juga Berikan Pelatihan Soft Skill

Tujuan diadakannya pelatihan berbasis Komputer ini untuk meningkatkan sumber daya manusia terkhusus di Kabupaten Sambas

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Kepala Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Zainal Abidin saat membuka pelatihan berbasis komputer di BLK Yayasan Rumah Da'i, Kabupaten Sambas. (Istimewa) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Yayasan Rumah Bina Da’i Kabupaten Sambas, Asyari mengatakan tujuan dari dilaksanakannya pelatihan desain grafis berbasis komputer adalah untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sambas.

Dia menuturkan, itu juga merupakan bagian dari program pemerintah untuk mengurangi pengangguran.

"Tujuan diadakannya pelatihan berbasis Komputer ini untuk meningkatkan sumber daya manusia terkhusus di Kabupaten Sambas," ujarnya, Jumat 18 Juni 2021.

"Dimana pelatihan ini juga merupakan bagian dari penyelarasan program pemerintah untuk memberikan pendidikan vokasi dan mengurangi pengangguran. Serta menigkatkan produktivitas pemuda di Kabupaten Sambas,” katanya.

BLK Rumah Dai Beri Pelatihan Komputer Kepada 16 Pemuda Sambas

Dia menjelaskan, jika di BLK rumah bina da'i itu juga memberikan pelatihan lainnya selain berbasis komputer. Kaya dia, di BLK itu ada pelatihan soft skill dan hard skill, dan khusus untuk soft skill adalah pembinaan berupa penguatan mental spiritual.

"Dengan adanya pelatihan soft skill ini, maka yang diharapkan adalah ketika mereka bekerja disuatu perusahaan atau di manapun tempat bekerja mereka. Nantinya nilai-nilai ini tertanam dalam jiwa mereka, bagaimana mereka menjaga kedisiplinan, sikap dan akhlak," tuturnya.

Pelatihan soft skill itu sendiri kata dia lebih fokus pada pembinaan rohaniah para peserta pelatihan. Dan salah satu metodenya adalah dengan pendekatan agama.

"Soft skill itu berupa keterampilan rohaniah, pengetahuan sikap, akhlak, adab, religius. Dimana nantinya akan ada kultum, sholat berjamaah, baca quran bersama, murojoah, kultum, dan konsultasi tanya jawab," katanya.

"Porsi untuk soft skill ini juga banyak, dari 240 jam waktu pelatihan, untuk soft skillnya ada 20 jam," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved