Breaking News:

Maman Abdurahman Harap Pembangunan Smelter PT BAI di Mempawah Beroperasi 2023

Salah satunya yakni pembangunan Smelter PT BAI, yang ada di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Kalbar, Maman Abdurahman. (RAM) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Komisi VII DPR RI lakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat, tepatnya ke Kabupaten Mempawah, Kamis 17 Juni 2021.

Kunjungan tersebut juga dilakukan dalam rangka meninjau progres pembangunan Proyek Strategis National di Kabupaten Mempawah.

Salah satunya yakni pembangunan Smelter PT BAI, yang ada di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut yakni Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, dan juga Anggota DPR RI putra Daerah Kalbar, Maman Abdurahman, beserta beberapa anggota komisi VII lainnya.

Komisi VII DPR RI Kunjungi Mempawah dan Tinjau Progres Smelter PT BAI

Maman Abdurahman mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukan mendorong PT BAI untuk mengawal proses pembangunan Smelter agar dapat beroperasi sesuai rencana pada tahun 2023 demi mendorong perekonomian daerah.

"Kita juga meminta PT BAI untuk bekerjasama dengan PT PLN (Persero) terkait pasokan tenaga listrik untuk operasi Smelter PT BAI yang dapat menekan biaya investasi untuk pembangunan power plant baru," katanya, Jumat 18 Juni 2021.

Dikatakannya juga, dengan nilai total investasi sebesar USD 831,5 Juta, Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI mendesak PT BAI untuk segera memastikan off-taking agreement dengan berbagai pembeli potensial diluar PT Inalum (Persero) demi menjaga nilai keekonomian Smelter ini.

"Kita juga meminta PT Inalum (Persero) dan PT Antam Tbk selaku pemegang saham PT BAI untuk mengkaji ulang bisnis model pasokan bauksit Smelter agar tidak menjadi exclusive bagi tambang PT Antam Tbk dan mempertimbangkan pasokan dari tambang bauksit swasta lainnya," terangnya.

Selanjutnya kata Maman, tim Komisi VII DPR RI juga mendesak PT BAI untuk memastikan manfaat dari Smelter bagi pendapatan daerah.

"Komitmen program untuk masyarakat diluar CSR dan juga memprioritaskan setidaknya 80% tenaga kerja harus dari daerah dalam membangun sumber daya manusia dan meningkatkan perekonomian daerah," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Mempawah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved