DPRD Sambas Dukung Upaya Percepatan Isi Posisi Kepala Dinas yang Kosong

Diungkapkan Figo, jabatan yang di isi oleh Pelaksana Tugas (PLT) itu tentu tidak efektif. Dan masa kerjanya juga terbatas, dan mesti di lakukan perpan

TRIBUNPONTIANAK/M WAWAN GUNAWAN
Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo, saat menghadiri launching program E-Belalek, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo mendukung saran Gubernur Kalimantan Barat, yang meminta agar ada percepatan dalam mengisi kekosongan beberapa posisi Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Pemkab Sambas.

"Kita sependapat dan mendukung saran pak Gubernur, dimana sebaiknya segera di tunjuk dan di definifkan saja jabatan kosong tersebut karena kalau Namanya jabatan Plt inikan secara aspek psikologis dan kewenangan jelas berbeda," ujarnya, Kamis 17 Juni 2021.

Diungkapkan Figo, jabatan yang di isi oleh Pelaksana Tugas (PLT) itu tentu tidak efektif. Dan masa kerjanya juga terbatas, dan mesti di lakukan perpanjangan lagi jika masa tugasnya selesai.

"Ini tentu akan mempengaruhi kinerja Dinas atau badan yang bersangkutan dalam penyelanggaran pemerintahan. Apa lagi sebentar lagi sudah mau pembahasan rapat 2022," katanya.

Karena jika ada perbedaan, nanti dalam pertanggungjawabannya akan sulit. Dan dalam realisasi anggaran juga sulit.

Bupati Dan Wakil Bupati Sambas Sidak ke Kantor Disdukcapil

"Jangan sampai si A yang buat perencanaan nanti si B yang melaksanakan hingga sampai pertanggungjawaban subyeknya harus sama," tuturnya.

"Dan saya kira pak Bupati sudah punya konsep siapa yang paling ideal dan memiliki integritas dari SDM yang layak untuk menempati posisi yan kosong tersebut. Dan tentu dengan melihat catatan dan evaluasi kinerja dari masing-masing pejabat melalui BKPSDMAD," jelas Figo.

Lebih lagi kata Figo, Satono yang kini menjabat Bupati Sambas juga merupakan seorang mantan birokrat. Tentu paham akan permasalahan yang ada.

"Kan beliau ini juga awalnya orang birokrasi. Jadi saya kira tidak terlalu sulit bagi mereka untuk menunjuk pejabat yang punya kapasitas, kualitas dan integritas. Terutama untuk mengisi jabatan 9 OPD yang saat ini kosong," tutupnya.

Adapun beberapa posisi yang kosong tersebut adalah sebagai berikut.

1. Kepala Dinas Perhubungan (Kadis ikut lelang jabatan, dan diangkat jadi Sekda).
2. Sekretariat Dewan (Sekwan/Pensiun)
3. Kasat Pol PP (Pensiun)
4. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora/Meninggal dunia)
5. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Pensiun)
6. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP/Pensiun)
7. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sambas (Pensiun)
8. Inspektorat (Pensiun, per 1 Juli).
9. Camat Tebas (Meninggal dunia). (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved