Breaking News:

Tempuh Dua Hari Perjalanan, Seret dan Gotong Perahu Demi Salurkan BLT-DD di Pedalaman Sintang

Perjalanan yang melewati banyak hambatan ini membuat petugas harus berjibaku dengan akses yang sulit dijangkau bahkan dapat mengancam keselamatan.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai dan Dana Desa (BLT-DD) di pedalaman Kabupaten Sintang, menempuh perjalanan selama dua hari menuju desa tujuan, tepatnya di Balai Desa Nanga Pahangan, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai dan Dana Desa (BLT-DD) di pedalaman Kabupaten Sintang, Kalbar, menempuh perjalanan selama dua hari menuju desa tujuan, tepatnya di Balai Desa Nanga Pahangan, Kecamatan Ambalau.

Medan yang ekstrem menyusuri sungai harus dilewati perangkat camat ambalau, desa, babinsa dan bhabinkamtibas demi menyampaikan amanah untuk masyarakat.

Perjalanan yang melewati banyak hambatan ini membuat petugas harus berjibaku dengan akses yang sulit dijangkau bahkan dapat mengancam keselamatan.

Meski medan yang cukup ekstrem, tak menyurutkan tekad Serda Joni Babinsa 1205-10/Ambalau bersama Babinkamtibmas serta pihak Kecamatan Ambalau dan Aparat desa untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dilaksanakan di Balai Desa Nanga Pahangan, Kecamatan Ambalau.

Perbaikan Indeks Desa Membangun di Sintang Minim Dukungan Perusahaan

Penyaluran BLT-DD di Desa Nanga Pahangan ini dihadiri langsung Plt. Camat Ambalau, Titus, PJ Kades Nanga Pahangan, Hizkia, Ketua BPD, Tori, serta Babinsa Dan Bhabinkamtibmas dan warga Desa Nanga Pahangan.

"Ini lah kesulitan yang kami hadapi dalam panyaluran ini, akses jalur menuju desa yang lumayan ekstrem melalui jalur sungai dengan banyaknya riam sehingga perahu motor yang kami gunakan harus sering juga mendorong bahkan mengangkat perahu motor untuk melewati riam," kata Serda Joni Babinsa 1205-10/Ambalau, Jumat 11 Juni 2021.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai dan Dana Desa (BLT-DD) di pedalaman Kabupaten Sintang, menempuh perjalanan selama dua hari menuju desa tujuan, tepatnya di Balai Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Ambalau. Medan yang ekstrem menyusuri sungai harus dilewati perangkat camat ambalau, desa, babinsa dan bhabinkamtibas demi menyampaikan amanah untuk masyarakat. Perjalanan yang melewati banyak hambatan ini membuat petugas harus berjibaku dengan akses yang sulit dijangkau bahkan dapat mengancam keselamatan.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai dan Dana Desa (BLT-DD) di pedalaman Kabupaten Sintang, menempuh perjalanan selama dua hari menuju desa tujuan, tepatnya di Balai Desa Nanga Pahangan, Kecamatan Ambalau, Kecamatan SIntang, Kalbar. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

Sebagai Aparat Kewilayahan Babinsa memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap desa binaannya, Joni memandang kehadiran di wilayah sangat dibutuhkan, meski harus menempuh perjalanan ekstrem.

Kegiatan yang dilakukan bersama Bhabinkamtibmas dan Aparat desa itu menempuh perjalanan kurang lebih dua hari dengan jalur yang cukup sulit.

"Dalam perjalanan menuju desa binaan ini kami harus berjibaku dengan derasnya arus dan banyaknya riam, sampai harus turun mendorong dan mengangkat Perahu motor yang kami gunakan," katanya.

Petugas Gotong Perahu untuk Salurkan BLT DD di Kabupaten Sintang

Dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan Babinsa selalu bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan aparatur desa sebagai partner kerja dilapangan dalam menjalin keberhasilan tugas bersama.

Sinergitas ini yang menguatkan mereka agar sampai ke tujuan dan menyalurkan hak masyarakat.

"Ini pengalaman yang cukup berat bagi saya menuju desa binaan, ada rasa was-was dan juga khawatir karna medan yang dilewati memiliki arus yang deras dan riam yang banyak, sampai-sampai perahu motor yang kami gunakan harus didorong bersama bahkan diangkat."

"Kami menuju lokasi dengan perahu motor, tak jarang juga kami harus bahu membahu mendorong saat melewati banyak riam, namun perjalanan ini menjadi menyenangkan saat tiba di desa bertemu warga binaan yang menyambut kami dengan sangat baik," ujar Joni. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved