Breaking News:

BATAN dan KNPI Mempawah Gelar FGD Pembangkit Listik Tenaga Nuklir

FGD yang menghadirkan Kepala Pusat Diserminasi dan Kemitraan BATAN, Eko Madi Parmanto dan Akademisi FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak, Viza Juli

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
BATAN dan KNPI Mempawah Gelar FGD Pembangkit Listik Tenaga Nuklir, Kamis 10 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PTLN) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Nah, untuk membahas dampak pembangunan PLTN yang dikabarkan akan berlokasi di kawasan Pantai Gosong tersebut, sekaligus mengurai manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Mempawah, Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) dan KNPI Kabupaten Mempawah menggelar Focus Discussion Grup (FGD), Kamis 10 Juni 2021.

Tampak hadir, sejumlah elemen dari berbagai organisasi kepemudaan maupun ormas di Mempawah, serta para awak media yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Galaherang (Pejuang) Mempawah.

FGD yang menghadirkan Kepala Pusat Diserminasi dan Kemitraan BATAN, Eko Madi Parmanto dan Akademisi FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak, Viza Julian, berlangsung menarik dan diisi mengenai paparan arti penting bagi Kalimantan Barat dalam memperkuat kebijakan energi.

Kebijakan energi ini adalah bertujuan untuk mencapai kemandirian pengelolaan energi, menjamin ketersediaan energi, dan terpenuhinya kebutuhan sumber daya energi secara terpadu dan berkelanjutan.

Dan yang tak kalah penting, di masa mendatang akan terwujud efisiensi pemanfaatan energi, menjamin akses energi yang adil dan merata, menciptakan lapangan kerja dan terkendalinya dampak perubahan iklim, dengan tetap menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup.

Desa Pentek Kabupaten Mempawah Jadi Desa Pertama yang Dicanangkan Menjadi Desa Wisata Berkelanjutan

Dalam perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Kalimantan Barat, BATAN memang menggandeng Universitas Tanjungpura Pontianak.

Jalannya diskusi cukup menarik. Sejumlah pertanyaan yang disampaikan peserta, dijawab dengan paparan data dan hasil riset yang selama ini telah dilakukan BATAN dan Untan Pontianak, yang kemudian didiskusikan bersama.

Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Mempawah, Adityo Nugroho, mengaku bangga atas antusiasme para peserta FGD Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir ini.

"Antusiasme ditunjukkan dengan serunya diskusi antar para peserta dengan dua narasumber," jelasnya, Jumat 11 Juni 2021.

Menurut Tyo, sapaan akrabnya, dengan kehadiran rekan-rekan dari lintas organisasi, tentu dapat memberikan tanggapan mengenai rencana pembangunan PLTN.

Sebab, masyarakat Mempawah juga akan menerima manfaatnya, tapi juga harus bersama-sama mengkaji segala dampak negatif yang mungkin timbul dari PLTN tersebut.

“Dalam hal ini, KNPI Mempawah selaku fasilitator sangat bangga FGD berjalan sukses dan lancar. Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi sarana pencerahan hadirnya PLTN di Kalimantan Barat,” tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Mempawah)

Penulis: Ramadhan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved