Breaking News:

Pemkab Kubu Raya Kembali Berlakukan PPKM Mikro, Batasi Aktivitas Hingga Pukul 21.00 WIB

Termasuk penertiban dititik-titik temu masyarakat, seperti di warung dan hiburan lainnya. Sehingga kita tegas jam 9 malam harus tutup

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Abrori
Petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Kubu Raya saat mensosialisasikan pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro secara ketat, di Sungai Raya Dalam, pada Rabu 9 Juni 2021 malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro secara ketat, pada Kamis 10 Juni 2021.

Hal itupun bertujuan sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Mengingat pula akhir-akhir ini kembali terjadinya lonjakan penularan yang cukup drastis diwilayah itu.

"Dan memang kondisi serta ancamannya juga terjadi lonjakan, dan sangat cepat sekali penyebarannya. Oleh karena itu kita antisipasi dengan mengintensifkan lagi langkah-langkah percepatan penanganan ini," ucap Muda Mahendrawan kepada awak media, pada Rabu 9 Juni 2021 malam.

Terkait diberlakukannya PPKM mikro secara ketat inipula, jam operasional bagi pusat perbelanjaan/mall, retoran, cafe, warung kopi, serta tempat hiburan juga akan dibatasi yakni hinggal pukul 21.00 wib malam.

Lasarus Tinjau Perkembangan Renovasi Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar

Untuk itu, Muda meminta kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk dapat memahami aturan yang telah dibuat tersebut.

"Termasuk penertiban dititik-titik temu masyarakat, seperti di warung dan hiburan lainnya. Sehingga kita tegas jam 9 malam harus tutup, dan pengunjung harus pulang," ujarnya.

"Jadi ini kita harapkanlah, dan meminta kepada masyarakat maupun anak-anak muda agar kita dapat memahami. Karena Ini adalah upaya kita saling melindungi, jangan sampai kita kemudian lalai, sehingga akhirnya timbul kembali banyak korban. Karena akhir-akhir ini disana sini, kita lihat banyak yang kemudian kondisinya sampai meninggalkan nyawa," sambungnya.

Pemberlakuan pembatas aktivitas yang secara resmi berlaku ini, sebelumnya telah disosialiasikan kepada pelaku-pelaku usaha, terlebih didaerah-daerah padat penduduk diwilayah Kabupaten Kubu Raya.

Dimana pada sosialiasi itu juga, para pelaku usaha telah menandatangi kesepakatan atas pemberlakuan pembatasan tersebut.

"Kita bukan melarang orang usaha, tetapi ketika itu sudah diatas terlalu malam, ngembun diluar itukan stamina juga akan membahayakan. Covid-19 inikan obatnya belum ada, hanya untuk memperkuat antibodi dan imunitas saja," sampainya.

"Maka ketika stamina lelah, capek, dan kita ngembun diluar terlalu larut. Itukan juga akan mempengaruhi imunitas kita. Dimana banyak terjadinya terpapar itu karena imunitas yang sedang drop," imbuhnya.

Bupati itu juga menambahkan, pemberlakuan ini akan terus dilakukan dengan batas waktu yang belum ditentukan.

"Pemberlakuannya terus, sambil kita melihat dinamika perkembangannya. Yang pasti kita day to day kita upayakan," katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved