Breaking News:

Kabar Baik! Tak Ada Lagi Status Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Sintang

Perlahan, Pemkab Sintang setiap tahunnya berhasil mengentaskan status desa dari sangat tertinggal, tertinggal, maju, berkembang dan mandiri. Kini, sud

TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Warga Desa Merarai 1, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar, panen buah semangka di kebun. Semangka yang dipanen dijual ke Sintang sampai dengan luar kabupaten. Pada tahun 2021, Tak ada lagi desa dengan status sangat tertinggal di Kabupaten Sintang, berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) yang dikeluarkan oleh Pemprov Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Tak ada lagi desa dengan status sangat tertinggal di Kabupaten Sintang, berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) yang dikeluarkan oleh Pemprov Kalbar tahun 2021. Padahal, pada tahun 2016, jumlahnya sangat banyak, mencapai 213 desa.

Perlahan, Pemkab Sintang setiap tahunnya berhasil mengentaskan status desa dari sangat tertinggal, tertinggal, maju, berkembang dan mandiri. Kini, sudah ada 44 desa dengan status desa mandiri.

"IDM tahun 2021 hasil pengukuran tahun 2020 yang lalu, di Kabupaten Sintang sudah tidak ada desa sangat tertinggal," kata Imus, Kepala Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Kamis 10 Juni 2021.

Wabup Sudiyanto Dorong Investor Perkebunan di Sintang Bantu Pemerintah Sintang Wujudkan Desa Mandiri

Imus menjabarkan, Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2017 berdasarkan pengukuran tahun 2016 jumlah desa sangat tertinggal di Kabupaten Sintang itu ada 213 desa, 147 kategori desa tertinggal, 29 desa berkembang, 1 desa maju dan tidak ada satupun desa mandiri.

Angka status desa sangat tertinggal perlahan menurun satu digit berdasarkan IDM tahun 2018 yang diukur pada tahun 2017. Desa dengan status sangat tertinggal berkurang, menjadi 212 desa sangat tertinggal, 148 desa tertinggal, 29 desa berkembang, 1 desa maju dan belum ada desa mandiri.

"IDM Tahun 2019 berdasarkan pengukuran tahun 2018 di Kabupaten Sintang ada 86 desa sangat tertinggal, 180 desa tertinggal, 104 desa berkembang, 14 desa maju dan sudah ada 6 desa mandiri," ungkap Imus.

Jumlahnya semakin menurun pada tahun 2020. Dari 86 desa sangat tertinggal, tersisa satu desa saja berdasarkan IDM yang diukur pada tahun 2019. Status desa tertinggal menjadi sebanyak 143 desa, 161 berkembang, 56 desa maju dan 29 desa mandiri.

"Untuk IDM tahun 2021 hasil pengukuran tahun 2020 yang lalu, di Kabupaten Sintang sudah tidak ada desa sangat tertinggal, 72 desa tertinggal, 206 desa berkembang, 68 desa maju dan 44 desa mandiri. Jadi berdasarkan data ini terjadi tren peningkatan kondisi desa yang ada di Kabupaten Sintang," ujar Imus. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved