Breaking News:

Berita Video

Bobol 4 Mesin ATM Dalam Sekejap, Kapolres: Mereka Terlihat Profesional

Mereka terlihat profesional menggunakan alat pemotong besi yang sering disebut blender untuk menjebol berangkas ATM.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan  mengatakan berdasarkan rekaman CCTV yang berada di ruang ATM Mega Mart Sungailiat Kabupaten Bangka yang dibobol, diketahui pelaku merupakan penjahat professional, Jumat 4 Mei 2021.

Dari durasi CCTV mereka menjebol ATM sekitar 1 jam dan menyikat uang hampir Rp 400 juta dari 2 mesin ATM. Sedangkan 2 ATM lain gagal diambil uangnya walaupun telah dirusak.

Dalam rekaman CCTV terlihat para pelaku tampak santai melakukan aksinya.

Mereka terlihat professional menggunakan alat pemotong besi yang sering disebut blender untuk menjebol berangkas ATM.

Blender yang digunakan jenis mini yang dimodifikasi dengan tenaga dari gas 3Kg.

Dari 4 ATM tersebut hanya dua ATM yang berhasil mereka jebol yakni ATM milik BNI dan ATM milik BRI.

Baca juga: Bobol ATM di Pontianak dan Kubu Raya, Dua Pria Asal Lampung Ini Diringkus Polisi

Sedangkan ATM milik Bank Sumsel Babel dan Bank BCA hanya mampu dirusak bagian luar pelapis berangkas saja tanpa dapat dijebol.

"Mereka penjahat profesional dari rekaman CCTV kurang lebih 1 jam mereka menjebol mesin ATM dan dua mesin berhasil diambil uangnya yang satu Rp194 juta satu lagi lebih dari Rp 200 juta," kata AKBP Widi Haryawan.

Berdasarkan pantauan bangkapos.com di lokasi 4 mesin ATM berjejer di ruang yang ada di samping Mega Mart Sungailiat Kabupaten Bangka.

Mulai dari ATM milik Bank BNI, Bank Sumsel Babel, BCA dan Bank BRI. Pelaku merusak semua mesin ATM namun hanya berhasil menggondol uang dari ATM milik BNI dan BRI.

Keduanya terletak di awal dan di ujung ruangan. Sedangkan mesin ATM milik Bank Sumsel Babel dan BCA walaupun terlihat rusak namun tidak berhasil dibawa uang dalam kotaknya.

Menurut AKBP Widi Haryawan diperkirakan pelaku lebih dari 4 orang. Sebab dari rekaman CCTV terlihat ada 4 orang memasuki ruangan ATM dan melakukan penjebolan ATM.

"Di CCTV ada 4 orang yang di dalam ruang ATM belum lagi yang mungkin Stanby di luar atau di mobil," kata AKBP Widi Haryawan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved