Breaking News:

Dinkes Jamin Ketersediaan Ruang Isolasi Covid-19 di Rumah Sakit

Dituturkan dia, saat ini kamar yang tersedia paling banyak di Rumah sakit Pertama Kabupaten Sambas, yang ada di Puringan, Teluk Keramat.

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani, Rabu 14 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani mengatakan saat ini jumlah ketersediaan ruang untuk rawat inap bagi pasien Covid-19 di Sambas masih mencukupi.

Dia ungkapkan ruang rawat inap yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan tersebar di tiga rumah sakit milik pemerintah.

"Untuk jumlah kamar rawat inap kita siapkan 90 ruangan untuk pasien positif Covid-19," ujarnya, Jumat 4 Juni 2021.

Dijelaskan dia, penyiapan ruang rawat inap itu memang mereka siapkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan dan ancaman lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Tokoh Pemuda Sambas Minta Pemerintah Konsisten Tanggulangi Penyebaran Covid-19

"Untuk hari ini ada 16 tambahan kasus Covid-19, namun ada sebagian dilakukan isolasi mandiri karena tanpa gejala," ungkapnya.

Dituturkan dia, saat ini kamar yang tersedia paling banyak di Rumah sakit Pertama Kabupaten Sambas, yang ada di Puringan, Teluk Keramat.

"Untuk di rumah sakit pratama Teluk Keramat masih ada 23 tempat tidur, di RSUD Sambas 9 tempat tidur dan di RSUD Pemangkat 12 tempat tidur," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, dalam beberapa pekan terakhir memang ada peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Saat ini kata kata dia terdapat 559 kasus konfirmasi positif Covid-19, dan masih terdapat 115 pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit dan juga Isolasi mandiri.

"Karenanya, kita minta masyarakat kita untuk tetap menjaga kesehatan, mengikuti protokol kesehatan dan menghindari kerumunan. Itu ikhtiar kita untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved