Babinsa Kawal Pelaksanaan Tracking Kontak Erat Keluarga Pasien Covid-19
Pada kesempatan itu, salah satu personil Koramil Pemangkat Sertu Agus S, yang merupakan Babinsa Desa Prapakan, Kecamatan Pemangkat telah melakukan pen
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota Koramil 1208-05/ Pemangkat melaksanakan pendampingan Tracking Kesehatan, bagi keluarga pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pendampingan itu dilaksanakan di Puskesmas Pemangkat, Desa Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Pelaksanaan tracking itu dilakukan karena terdapat warga yang positif Covid-19. Dan sudah melakukan kontak erat dengan beberapa warga lainnya. Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Sambas melaksanakan tracking terhadap warga yang sudah kontak erat.
Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiono, melalui Danramil 1208-05/ Pemangkat, Kapten Inf Karyadi mengatakan jika pihaknya melalui Babinsa terus melakukan monitoring dilapangan terkait kasus Covid-19.
Baca juga: Diskes Paparkan 324 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Sambas Sembuh
Pada kesempatan itu, salah satu personil Koramil Pemangkat Sertu Agus S, yang merupakan Babinsa Desa Prapakan, Kecamatan Pemangkat telah melakukan pendampingan terhadap tracking warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Dia mengatakan jika mereka hadir memang untuk memberikan pendampingan dalam pelaksanaan tracking tersebut.
"Keterlibatan kami di sini untuk mendampingi tim kesehstan dari Puskesmas Pemangkat guna mendata dan mengecek keadaan kesehatan warga yang kontak langsung dengan pasien Covid 19,” katanya, Kamis 27 Mei 2021.
Dijelaskan dia, total ada 30 Orang warga Pemangkat yang kontak langsung dengan pasien Covid-19. Dan semuanya sudah dilakukan rapid tes antigen.
"Dari hasil rapid tes antigen terdapat 2 orang yang dinyatakan positif dan rencananya akan dilaksanakan tes swab lebih lanjut," paparnya.
Sementara itu, petugas Kesehatan dari Puskesmas Pemangkat, Yunita mengatakan, tracking dilakukan untuk memastikan keluarga pasien COVID-19 semuanya sehat dan tidak terpapar Covid-19.
"Tujuannya demi keamanan dan kesehatan untuk memutus mata rantai penyebarannya," ujar Yunita.
Oleh karenanya, dia berharap agar masyarakat tidak panik dan tetap bisa menjaga protokol kesehatan Covid-19.
"Selanjutnya petugas medis memberikan arahan kepada keluarga yang terkonfirmasi Covid-19, untuk jangan panik" tutupnya. (*)
(Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sdfdfs-dfsdfsdfsd-f-sd.jpg)