TIPS ASI Melimpah, Konsumsi 5 Makanan dan Lakukan Cara Alami Ini
Untuk itu, penting bagi kita agar bisa selalu memberikan ASI dengan kandungan nutrisi tinggi, yang berasal dari asupan makanan yang dipilih sehari-har
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebagai seorang ibu menyusui, merupakan hal yang normal untuk khawatir tentang pasokan ASI.
Kira-kira cukup enggak ya untuk Si Kecil?
Tidak ada yang mampu menandingi manfaat besar dari ASI untuk bayi Ibu.
Untuk itu, penting bagi kita agar bisa selalu memberikan ASI dengan kandungan nutrisi tinggi, yang berasal dari asupan makanan yang dipilih sehari-hari.
Berikut cara-cara yang perlu dilakukan beberapa upaya untuk mendukung produksi ASI, yaitu:
1. Menyusui lebih sering dan lebih lama
(UPDATE berita tentang tips KLIK DISINI)
Baca juga: Tips Menurunkan Berat Badan dengan Cepat Tanpa Minum Obat, Berat Badan Turun Dalam Seminggu
Jika Busui jarang menyusui atau hanya menyusui sebentar-sebentar, produksi ASI Busui bisa menjadi lebih sedikit.
Oleh karena itu, susuilah Si Kecil setidaknya 8-12 kali sehari.
Di sela jadwal menyusui, Busui bisa memompa atau memerah ASI untuk merangsang produksinya.
2. Menyusui dengan kedua payudara
Untuk memastikan produksi ASI lancar, Busui sebaiknya menyusui Si Kecil dengan kedua payudara secara bergantian.
Pastikan ASI di salah satu payudara sudah benar-benar kosong, sebelum berganti ke payudara yang lain.
Saat menyusui, pastikan posisi Busui dan Si Kecil nyaman.
Baca juga: Tips Cantik ala Korea, Wajah Cantik Bersinar Tanpa Harus Perawatan Mahal
Busui bisa membantu Si Kecil melekatkan bibirnya dengan benar ke puting agar ia dapat menyusu dengan baik.
Stres dapat membuat Busui menghasilkan ASI lebih sedikit.
Oleh karena itu, cobalah untuk menciptakan suasana yang tenang dan nyaman setiap kali menyusui.
Bumil bisa melakukannya sambil mendengarkan lagu yang Busui sukai.
4. Melakukan pijatan payudara
ASI berkurang belum tentu karena produksinya sedikit.
Baca juga: Tips Membangun Rumah Supaya Anggaran Tak Banyak Habis
Bisa jadi karena ada sedikit sumbatan pada saluran susu.
Untuk melancarkan aliran ASI, cobalah memijat payudara dengan lembut selama beberapa menit. Cara ini cukup ampuh untuk membantu ASI keluar lebih lancar.
Selain beberapa cara di atas, Busui juga bisa melakukan metode kangguru untuk meningkatkan produksi ASI.
Selama menyusui, sebisa mungkin batasi penggunaan dot atau botol susu karena dapat membuat Si Kecil mengalami bingung puting.
Hindari juga kebiasaan tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi alkohol, mengonsumsi minuman berkafein secara berlebihan, dan menggunakan obat-obatan, jamu, atau suplemen tanpa anjuran dokter.
Perlu Busui pahami juga bahwa produksi ASI bukan hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tapi juga kondisi psikologis ibu menyusui.
Baca juga: Tips Punya Anak Kembar, Dari Konsumsi Sayuran Hingga Atur Posisi Seks
Oleh sebab itu, mengonsumsi makanan laktogenik saja belum tentu dapat memperbanyak ASI seperti yang Busui harapkan.
Bila cara-cara tersebut tidak membuahkan hasil dan produksi ASI masih sedikit, cobalah lakukan konsultasi laktasi dengan dokter atau bidan di rumah sakit.
5 Jenis Makanan untuk Memperbanyak ASI
Berikut ini adalah lima jenis makanan yang bisa Busui konsumsi untuk menambah produksi ASI:
1. Sayuran hijau
Salah satu jenis makanan sumber galaktagog adalah sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, kale, daun katuk, dan daun jinten atau daun bangun-bangun.
Busui dianjurkan untuk makan 1-2 porsi sayuran berdaun hijau setiap hari.
Selain galaktagog, sayuran hijau juga mengandung senyawa fitoestrogen yang serupa dengan hormon estrogen.
Senyawa ini baik untuk mendukung produksi ASI.
2. Gandum utuh dan oat
Gandum utuh dan oat memiliki kandungan serat yang tinggi.
Selain bisa membuat Busui merasa kenyang lebih lama, mengonsumsi bubur gandum atau bubur oat juga dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI.
Oat juga kaya zat besi yang bermanfaat untuk mencegah anemia, penyebab menurunnya pasokan ASI yang umum terjadi pada ibu baru.
Selain bubur oat, Busui juga bisa mencoba makanan lain berbahan dasar gandum, misalnya kue kering dan roti gandum.
3. Bawang putih
Bawang putih diyakini bisa membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi akan menyusu lebih lama jika ibunya mengonsumsi bawang putih.
Menurut penelitian tersebut, bawang putih, bawang merah, maupun bawang bombay dapat membuat rasa ASI lebih enak, sehingga bayi akan menyusu lebih banyak.
Semakin sering dan semakin lama bayi menyusu, produksi ASI juga akan makin meningkat.
Meski begitu, ada juga yang mengatakan bahwa konsumsi bawang putih pada ibu menyusui dapat meningkatkan risiko bayinya mengalami kolik.
Namun, pernyataan ini belum didukung oleh bukti yang kuat dan masih perlu diteliti lebih lanjut.
4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang almond, dan kacang kenari, juga baik dijadikan makanan penambah ASI.
Selain mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan, kacang-kacangan juga mengandung protein, kalsium, dan zat besi yang dapat menambah produksi ASI.
5. Biji-bijian
Biji-bijian yang berkhasiat untuk memperbanyak ASI antara lain wijen, biji chia, dan biji rami atau flaxseed.
Biji-bijian ini mengandung senyawa fitoestrogen yang baik untuk meningkatkan produksi ASI. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tips-asi-melimpah-konsumsi-5-makanan-dan-lakukan-cara-alami-ini-2021.jpg)