Ginting Sebut 50 Persen Alokasi Vaksin untuk Lansia, Ini Respon Tokoh Pemuda Sanggau

Testing dan tracing terhadap suspek dan kontak erat juga kita tingkatkan, Agar jika ada kasus bisa langsung diisolasi dan diobati

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU- Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kabupaten Sanggau, Ginting menyampaikan bahwa untuk vaksinasi Covid-19 tidak ada kendala, hanya saja terbatasnya stok vaksin yang diterima dari Provinsi.

"Jadi begitu ada vaksin langsung kita suntikan. Sampai saat ini sekitar 16 ribu dosis yang sudah kita terima, dan posisi kita sekarang sudah habis juga. Adapun sisa vaksin adalah untuk vaksin yang kedua,"kata Ginting, Rabu 19 Mei 2021.

Jika dipersentasikan, kata Ginting, jumlah orang yang sudah divaksin masih tergolong kecil. Tapi intinya terkait vaksin kita siap tinggl menunggu vaksin nya datang.

"Ini tahap kedua termin keempat. Sasarannya masih tetap, tenaga kesehatan sudah selesai, pelayan publik dan juga lansia. Tapi catatannya lansia mau kita tingkatkan ini,"tegasnya.

Lanjutnya, Jadi setiap alokasi vaksin untuk mencapai meningkatkan lansia, Kita alokasi 50 persen untuk Lansia.  "Kenapa, Karena Lansia itu rentan,"ujar Ginting. 

Baca juga: Stok Vaksin di Pontianak Tersisa untuk 10 Ribu Orang, Kadiskes Beberkan Prioritas Penerima Vaksin

Dalam kesempatan ini, Ginting mengingatkan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari lonjakan kasus pasca libur panjang.

"Testing dan tracing terhadap suspek dan kontak erat juga kita tingkatkan, Agar jika ada kasus bisa langsung diisolasi dan diobati,"ujar Ginting.

[Update Informasi Kabupaten Sanggau]

Tepat Sasaran

Tokoh Pemuda Sanggau, Abdul Rahim menyambut baik akan adanya rencana vaksinasi ke Lansia. Seperti diketahui, setiap alokasi vaksin di Kabupaten Sanggau 50 persen untuk Lansia. 

"Jadi, koordinasi kepada para perangkat RT untuk dilakukan pendataan dan sosialisasi vaksinasi sangat diperlukan. Semoga kegiatan vaksinasi berjalan lancar dan tepat sasaran dan disiplin akan Prokes tetap dijalankan,"katanya, Kamis 20 Mei 2021.

Rahmin menjelaskan, Pemberian vaksin yang akan diberikan kepada lansia yang dialokasikan 50 persen dari vaksin yang datang, Tentu perlu data yang benar-benar akurat.

"Dan sosialisasi kepada seluruh komponen masyarakat yang akan mendapatkannya, Agar masyarakat memahami akan pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19,"ujarnya.

Lanjutnya, Jangan sampai para lansia yang sudah didata menolak untuk di vaksin. Sehingga orang yang mau divaksin terabaikan. 

Tokoh Pemuda Sanggau, Abdul Rahim SH.
Tokoh Pemuda Sanggau, Abdul Rahim SH.
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved