Breaking News:

Dampak Wabah COVID 19, Pendapatan Daerah Kota Pontianak Turun 15 Persen

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, Amirullah menyampaikan, bahwa ada penurunan pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak selama pand

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memberikan arahan kepada para kepala OPD, di Aula Abdul Muis Muin Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 18 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, Amirullah menyampaikan, bahwa ada penurunan pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak selama pandemi covid-19.

Penurunan tersebut dikatakannya sekitar 15 persen.

"Dari 2019 ke 2020 khusus PAD turun sampai 15 persen," ujarnya, Selasa 18 Mei 2021.

Baca juga: Program Pro Rakyat Prioritas dalam APBD, Wako Pontianak Sebut Ada Kemerosotan Pendapatan Daerah

Ia menerangkan bahwa PAD kota Pontianak pada tahun 2019 masih berkisar pada 478 Miliar. Namun pada tahun 2020 akibat pandemi covid-19 menurun menjadi 403 miliar.

Kemudian untuk tahun 2021 ini belum bisa dievaluasi lantaran masih pada triwulan I.

Menurutnya, pandemi covid-19 ini cukup berdampak besar pada perekonomian masyarakat sehingga berimbas kepada PAD Kota Pontianak.

"Sebenarnya aktivitas perekonomian menurun berakibat kepada produktivitas menurun, sehingga pajak yang dibayarkan juga turun," ujarnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved