Breaking News:

Dinkes Umumkan Tambahan 1 Pasien Positif Covid-19 di Sambas

Sementara itu, yang sedang menjalani perawatan ada kurang lebih 105 orang dan terdapat 229 pasien yang sudah dinyatakan sembuh.

TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sambas, yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani menyampaikan data terbaru perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sambas saat saat ini.

Saat ini kata dr Fatah, dari data harian yang mereka di rekap oleh Tim satgas, di Sambas tercatat ada tambahan 1 kasus konfirmasi positif Covid-19.

Sehingga total yang positif ada 351 kasus Konfirmasi positif Covid-19 sejak kasus pertama di Kabupaten Sambas.

Sementara itu, yang sedang menjalani perawatan ada kurang lebih 105 orang dan terdapat 229 pasien yang sudah dinyatakan sembuh.

"Kemarin sore data yang masuk ada tambahan 1 kasus positif. Dan sudah dilakukan isolasi," ujarnya, Senin 10 Mei 2021.

Diungkapkan oleh dr Fatah, Kabupaten Sambas sendiri sudah berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan pencegahan kasus Covid-19.

Baca juga: Polres Sambas Amankan Seorang Wanita Pengedar 33 Paket Sabu

Dimana mereka rutin melakukan tracking, treatment dan lain-lain hingga ke tingkat Desa.

"Kita juga selalu melakukan tracking dan treatment. Bahkan kita sudah bikin Posko sampai di tingkat Desa, dan mulai besok kita juga membuka posko di perbatasan antara Sambas-Singkawang di Semelagi, Kecamatan Selakau," ungkapnya.

Namun demikian, meski saat ini Kabupaten Sambas terkategori di Zona kuning, dan dinilai sebagai tingkat resiko rendah. Tapi dia meminta agar tetap peningkatan protokol kesehatan Covid-19 tetap terjaga.

"Kasus konfirmasi ini menyebar dibeberapa Kecamatan. Seperti Pemangkat, Selakau, Salatiga, Tebas, Sambas, Sajad, Jawai Selatan, Subah, Sajingan. Jadi kita mesti tetap waspada," ungkapnya.

Dari 351 kasus Konfirmasi positif Covid-19, dia ungkapkan 17 diantaranya meninggal dunia.

Selain rutin melakukan himbauan dan lainnya, dia menuturkan mereka juga turun menelusuri pasien yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

"Untuk yang kontak erat sudah kita tracking," tutupnya. (*)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved