Breaking News:

Bacaan Bilal Idul Fitri Lengkap Sesuai Panduan Kemenag RI

Namun demikian, petugas dianjurkan untuk menyerukan bacaan bilal Salat Idul Fitri setelah takbiran.

Editor: Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi Idul Fitri. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sholat Idul Fitri merupakan salat sunnah muakad yang berpahala besar jika dilakukan.

Ketika pelaksanaan salat Idul Fitri, bilal atau muazin tak dianjurkan untuk mengumandangkan lafal azan dan lafal iqamah.

Dilansir dari website Kemenag, berikut bacaan bilal salat Idul Fitri:

“as-shalāta(u) jāmi‘ah.”  الصَّلَاةَ جَامِعَةً yang memliki arti "(Marilah) salat Idul Fitri berjamaah.”

Selain itu, petugas bisa juga baca bacaan berikut ini:

Bacaan bilal salat idul fitri
Bacaan bilal salat idul fitri (Kemenag)

Adapun keterangan terkait seruan bilal pada salat Idul Fitri dapat ditemukan pada Kitab Al-Muhadzdzab dan syarahnya Al-Majmu’ sebagai berikut:

ولا يؤذن لها ولا يقام لما روى عن بن عباس رضي الله عنهما قال " شهدت العيد مع رسول الله صلي الله عليه وسلم ومع أبي بكر وعمر وعثمان رضي الله عنهم فكلهم صلى قبل الخطبة بغير اذان ولا اقامة " والسنة أن ينادى لها الصلاة جامعة لما روى عن الزهري أنه كان ينادى به

Artinya, “Pada salat Idul Fitri terdapat kumandang azan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas RA ‘Aku menyaksikan salat Id bersama Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, dan Ustman RA. Mereka semua melakukan salat sebelum khotbah tanpa azan dan iqamah.’

Bilal dianjurkan untuk menyeru dengan ‘as-shalāta(u) jāmi‘ah’ sebagaimana riwayat Az-Zuhri RA bahwa ia diseru dengan kalimat demikian.” (Lihat Imam As-Syairazi, Al-Muhadzdzab dalam Kitab Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab.

Untuk informasi lengkap bacaan bilal Idul Fitri, kamu bisa klik link berikut:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved