Breaking News:

Ramadan 2021

Pahala Berlipat Untuk Dermawan Menyalurkan Santunan Pada Kaum Dhuafa

Memang puasa ramadan, salah satu hikmahnya ialah menimbulkan kepekaan sosial, bagaimana kita berlapar-lapar, jadi kita tahu saat orang lapar atau tida

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Ketua Bidang Dakwah Pemuda Muhammadiyah Kalbar, H Hermanto, M.Pd.I 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua Bidang Dakwah Pemuda Muhammadiyah Kalbar, H Hermanto, M.Pd.I mengungkapkan jika menyantuni kaum dhuafa akan mendapat pahala berlipat.

Berikut penuturannya

Memang mungkin pertama ini motivasi dari sahabat-sahabat, munfikin, muhsinin, orang-orang yang dermawan atau kelompok peduli sosial.

Di bulan ramadan kita memang diperintahkan untuk memberikan sedekah karena pahalanya dilipat gandakan.

Memang puasa ramadan, salah satu hikmahnya ialah menimbulkan kepekaan sosial, bagaimana kita berlapar-lapar, jadi kita tahu saat orang lapar atau tidak makan karena ketiadaan rezeki.

Istilah dhuafa ialah orang-orang lemah atau tertindas. Namun dalam istilah kita adalah orang yang layak disantuni, seperti orang fakir, orang miskin atau janda-janda, anak yatim dan sebagainya.

Baca juga: Laziz NU Kalbar Salurkan Ratusan Paket Sedekah Lebaran, Siap Terima Zakat dari Para Muzaki

Bulan ramadan memang bulan yang dianjurkan untuk bersedekah, waktu untuk berburu pahala.

Memberi makan orang miskin memang harus diprogram, orang kaya menjadi pemberi barang dan bagi yang sederhana bisa untuk menjadi penyalur dari barang yang akan diberikan.

Didalam ramadan kita mengetahui ada zakat fitrah, dalam haditsnya disebutkan bahwa sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa karena mungkin saat puasa ada yang kurang, untuk mensucikannya dengan zakat fitrah.

Fungsi zakat ialah sebagai makanan yang diberikan kepada orang-orang miskin dan fakir.

Dalam surah Al Maun, disebutkan yang artinya bahwasanya agama seseorang itu tidak sempurna kalau hanya rutin dalam kegiatan individual atau spiritual saja tapi tidak peka secara sosial.

Orang yang menginfakkan hartanya dijalan Allah SWT akan dilipat gandakan.

Didalam Alquran, disebutkan bahwa perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah SWT yakni untuk kemaslahatan seperti sebuah biji yang disemai menumbuhkan tujuh tangkai dan disetiap tangkai muncul lagi 100 biji.

Nanti biji itu tumbuh lagi, tumbuh lagi, seperti itulah perumpamaan pahala dilipat gandakan oleh Allah SWT.

Apalagi tentunya di bulan ramadan, amalan sunah saja dilipat gandakan, apalagi amalan wajib, terlebih motivasinya memberikan makan orang yang berpuasa, pahalanya sama seperti orang yang berpuasa tersebut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved