Breaking News:

Hukum Mandi Wajib Setelah Imsak? Berikut Penjelasan Aisyah Radhiyallahu ‘anha

Saat memasuki bulan Ramadhan, masih banyak pasangan suami istri yang bingung, bagaimana hukum puasanya jika setelah berhubungan badan, Mandi Wajib ata

Editor: Maudy Asri Gita Utami
GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ANDHIKA PRASETYO
Ilustrasi- Tata cara mandi junub wanita sama dengan tata cara mandi bagi laki-laki, 7 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Ramadhan 1442 Hijriah sebentar lagi. Saatnya umat muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh.

Saat memasuki bulan Ramadhan, masih banyak pasangan suami istri yang bingung, bagaimana hukum puasanya jika setelah berhubungan badan, Mandi Wajib atau Mandi Junub dilakukan lewat Imsak.

Sebab, meskipun berpuasa pasangan suami istri masih diperbolehkan untuk berhubungan intim di malam hari dan berpuasa di siang hari.

Namun, bagaimana hukumnya berpuasa setelah berhubungan suami-istri tapi belum Mandi Wajib atau mandi besar hingga siang hari?

Seperti diketahui, Islam mengizinkan suami istri berhubungan badan di malam Bulan Ramadhan. Mereka khawatir puasanya tidak sah karena belum Mandi Wajib. Apa boleh terus melanjutkan puasa sampai waktu berbuka ?

Halalnya hubungan suami istri di malam Ramadhan termaktub dalam QS. Al-Baqarah: 187 yang berbunyi: “Dihalalkan buat kalian pada malam puasa untuk menggauli istri-istri kalian.”

Baca juga: Doa Mandi Wajib Pria dan Tata Caranya Lengkap Sebab-Sebab Mandi Junub

Lalu muncul pertanyaan, bagaimana ketika selesai bersetubuh suami-istri kebablasan tidur sampai masuk waktunya berpuasa, tanpa lebih dulu Mandi Wajib atau Mandi Junub?

Jika terlewat waktu Imsak, Suami-istri harus tetap Mandi Junub alias Mandi Wajib lalu melanjutkan puasanya. Tapi baiknya Mandi Wajib sebelum Subuh.

Jika Imsak masih lama, baiknya mandi dulu baru sahur. Kalau mendekati imsak maka baiknya sahur dulu.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa.” (HR. Bukhari-Muslim)

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved