Breaking News:

Hari Pertama Penyekatan di Perbatasan Sintang-Sekadau,4 Orang Positif COVID 19 dan Langsung Isolasi

enyekatan hari pertama larangan mudik 2021, petugas di Posko Covid-19 Kabupaten Sintang di Sepulut, Kecamatan Sepauk (perbatasan Sintang-Sekadau) mene

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penyekatan hari pertama larangan mudik 2021, petugas di Posko Covid-19 Kabupaten Sintang di Sepulut, Kecamatan Sepauk (perbatasan Sintang-Sekadau) menemukan 4 orang positif covid-19 berdasarkan swab antigen. Terhadap 4 orang yang positif antigen langsung diisolasi di RSUD Ade M Djoen Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Penyekatan hari pertama larangan mudik 2021, petugas di Posko Covid-19 Kabupaten Sintang di Sepulut, Kecamatan Sepauk (perbatasan Sintang-Sekadau) menemukan 4 orang positif covid-19 berdasarkan swab antigen. 

Terhadap 4 orang yang positif antigen langsung diisolasi di RSUD Ade M Djoen Sintang.

"Laporan 4 orang positif. Udah diisolasi di RSUD," kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, Benhard Saragih kepada Tribun Pontianak, Jumat 7 Mei 2021.

4 orang positif corona swab antigen merupakan pelaku perjalanan dari Pontianak tujuan Sintang. Total ada 163 orang yang diswab antigen pada hari pertama. 

Baca juga: Imbau Masyarakat Tunda Mudik Lebaran, Kapolres Sintang: Jangan Nekat

Total ada 95 orang warga yang diswab antigen sebelum masuk ke Sintang, pada shift pertama pukul 09.00-19.00 wib pada Kamis kemarin. "Dari 95 orang yang diswab, 4 orang positif," jelas Saragih.

Pada shift pertama, sebanyak 30 orang petugas bekerja dengan masing-masing tugasnya. Petugas berasal dari anggota Polres Sintang, POM Angkatan Darat, Kodim 1205 Sintang, Koramil Sepauk, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Petugas yang bekerja pada shift pertama berhasil melakukan pemeriksaan terhadap 2 unit bis, 18 taksi, 20 mobil box, 30 mobil pribadi atau keluarga, 15 unit motor, dan 25 truk ekspedisi.

“Dari 110 unit kendaraan roda dua dan empat yang diperiksa oleh tim dilapangan. Dari 95 orang yang dilakukan rapid tes antigen, 91 orang negatif dan boleh melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sintang sesuai tujuan mereka," ujarnya.

"Sementara 4 orang yang dinyatakan positif, langsung dibawa ke Rusun RSUD AM Djoen Sintang untuk dirawat, diisolasi dan diberikan tindakan medis," beber Saragih

Sedangkan petugas shift kedua mulai Kamis, 6 Mei 2021 pukul 19.00 WIB hingga Jumat, 7 Mei 2021 pukul 07.00 WIB berhasil melakukan pemeriksaan terhadap 2 unit bus, 36 truk ekspedisi, 8 unit mobil pribadi, 6 unit mobil box, 8 unit mobil pick up, 7 dump truk.

"Dari 67 unit kendaraan yang diperiksa terdapat 68 orang yang dilakukan rapid tes antigen dan semuanya negatif. Jumlah petugas yang bekerja di shift kedua ada 24 orang," jelasnya.

Saragih mengimbau, agar masyarakat yang akan masuk ke Kabupaten Sintang membawa hasil negatif rapid tes antigen dan ditunjukan kepada petugas yang melakukan pemeriksaan.

"Surat itu juga ada masa berlakunya, mohon diperhatikan. Kalau tidak membawa surat tersebut, kami akan tes di posko secara gratis,” tukasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved