Breaking News:

Wajah Baru Gua Maria Ratu Pencinta Damai Anjongan

Dalam kesempatan itu pula, Mgr Agustinus Agus menegaskan bahwa untuk tahun ini, pada Bulan Maria pengunjung di Gua Maria Anjongan akan dibatasi.

Penulis: Stefanus Akim
Editor: Stefanus Akim
IST/Komsos KAP
PERSEMBAHKAN MISA - Uskup Agung Mgr Agustinus Agus didampingi Pastor Rekan Paroki Sungai Pinyuh, RD Matius, pada misa pembukaan bulan Maria di Gua Maria Ratu Pencinta Damai, Anjongan, Paroki Sungai Pinyuh yang terletak di Kabupaten Mempawah, Minggu 2 Mei 2021. Misa diselenggarakan terbatas karena alasan pandemi covid-19. 

“Jadi saya melihat tempat ini luar biasa dan yang lebih bagus adalah Perawan Maria yang dihadirkan dalam bentuk patung sangat besar pengaruhnya untuk banyak orang,” ujarnya.

Mgr Agustinus Agus mengaku bahwa keindahan dan potensi yang ia lihat itulah yang mendorongnya untuk memperindah tempat ini. Sebagai manusia ia juga mengakui bahwa tentu kegiatan tidak ada yang sempurna dan sebagai Uskup Agung Pontianak, ia mengerti akan hal itu.

“Tapi saya mencoba dengan segala kemampuan saya membuat ini lebih menarik. Sehingga banyak orang yang datang ziarah ke tempat ini, dan banyak orang yang melihat Maria itu berperan sangat besar dalam hidup umat manusia,” katanya.

Ia mengatakan memang ini agak tergesa-gesa misalnya beberapa gazebo yang kurang atap. Namun itu semua bukanlah masalah. “Yang paling penting semua ini saya bangun dengan dukungan umat dan pemerintah untuk didedikasikan, untuk menghormati Bunda Maria, Bunda Tuhan Yesus, Bunda seluruh umat dan Bunda para Imam,” kata Mgr Agistinus Agus.

TERBATAS - Misa pembukaan bulan Maria di Gua Maria Ratu Pencinta Damai, Anjongan, Paroki Sungai Pinyuh yang terletak di Kabupaten Mempawah, Minggu 2 Mei 2021, diselenggarakan terbatas. Misa dipersembahkan Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus didampingi Pastor Rekan Paroki Sungai Pinyuh, RD Matius.
TERBATAS - Misa pembukaan bulan Maria di Gua Maria Ratu Pencinta Damai, Anjongan, Paroki Sungai Pinyuh yang terletak di Kabupaten Mempawah, Minggu 2 Mei 2021, diselenggarakan terbatas. Misa dipersembahkan Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus didampingi Pastor Rekan Paroki Sungai Pinyuh, RD Matius. (IST/Komsos KAP)

Misa Pembukaan Bulan Maria
Misa pembukaan bulan Maria yang dipimpin langsung oleh Mgr Agustinus Agus dan didampingi oleh RD Matius yakni Pastor Rekan dari Paroki Sungai Pinyuh, Minggu 2 Mei 2021. Misa awal bulan Maria ini sekaligus pengumuman resmi oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus terkait pembatasan aktivitas di masa pandemi Covid-19, hal itu selaras dengan imbauan dari Pemerintah Kalimantan Barat.

Dalam misa terbatas tersebut, Uskup Agung Pontianak mengharapkan dengan hadirnya pastor baru yakni RD Indra Lubis, ke depan bisa membenahi Gua Maria dengan wajah baru. Apa lagi, kata Mgr Agustinus Agus, Gua Maria Ratu Pencinta Damai Anjongan adalah Gua Maria keramat dan yang paling tua di Kalimantan Barat. Sebagai Uskup Agung Pontianak ia bertanggung jawab atas Gua Maria yang berdiri sejak 1973 silam.

Dalam momen tersebut Mgr Agustinus Agus katakan sebelumnya lokasi Gua Maria Anjongan merupakan lokasi yang sangat indah. Untuk itu memang perlu pembenahan.

Mgr Agustinus Agus menjelaskan beberapa pembenahan yang baru antara lain altar, kemudian di belakang altar ada tujuh tempayan tempat untuk mengambil air.

Filosofi tujuh tempayan itu Mgr Agus mengambil kisah dari Yesus mengubah air menjadi anggur yakni dalam kisah itu ada tujuh tempayan. “Air yang mengalir dari tempayan mengalir lansung dari pegunungan dan dapat langsung diminum,” kata Mgr Agustinus Agus.

Kemudian Mgr Agustinus Agus juga menjelaskan beberapa pembenahan lainnya antara lain, rumah untuk ruang ganti atau nginap bagi para imam yang akan memimpin misa di Gua Maria.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved