Breaking News:

Cegah Kluster Perkantoran, Bappenda Sintang Berlakukan Kebijakan 50 Persen ASN Work Form Home

Sejumlah kantor OPD yang pernah ditutup sementara antara lain: BPN, DPMPTSP, Disperindag dan UKM, Bappenda, BKPSDM, DPMPDes dan lainnya.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Sintang Sudiyanto melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa 4 Mei 2021. Sidak dilakukan untuk mengecek seluruh protokol kesehatan yang dijalankan oleh OPD seperti tempat cuci tangan, tempat duduk staf dan pengunjung, serta penggunaan masker. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Sejumlah kantor OPD di Kabupaten Sintang, pernah ditutup sementara karena ada pegawainya yang terpapar virus corona. Dari catatan Tribun Pontianak, lebih dari 5 kantor yang pernah ditutup, guna menghindari penyebaran virus selama 3 hari untuk proses sterilisasi.

Sejumlah kantor OPD yang pernah ditutup sementara antara lain: BPN, DPMPTSP, Disperindag dan UKM, Bappenda, BKPSDM, DPMPDes dan lainnya.

"Di kantor Bappenda pernah tutup sementara karena ada ASN yang terpapar corona," kata Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi, Selasa 4 Mei 2021.

Baca juga: Sidak Kantor OPD Pelayanan Pemkab Sintang, Sudiyanto : ASN yang WFH Jangan Keluyuran ke Warkop

Guna menghindari kluster perkantoran, Bappenda menerapkan Work From Home hampir 50 persen pada pegawainya.

"Saat ini 50 persen ASN melakukan work from home. Saya sudah mengingatkan jajaran kami agar selalu waspada, menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan kalau merasakan ada gejala, lakukan isolasi mandiri di rumah,” ujar Abdul Syufriadi.

Kantor Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, juga sempat ditutup sementara karena ada ASN yang terkonfirmasi covid-19.

Pelaksana Tugas BKPSDM Kabupaten Sintang, Witarso mengatakan pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan yang baik seperti menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak kursi di semua ruangan.

“Tetapi yang namanya musuh yang tidak kelihatan ini, masih saja ASN di OPD kami terpapar covid-19. ASN kami minta waspada penuh atas penularan covid-19 ini," ungkap Witarso. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved